MULAWARMAN NEWS

Tren Ekspor Perkebunan Kaltim Terus Meningkat

MNEWSKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Kepala Karantina Pertanian Balikpapan, Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian, Abdul Rahman menyebut ekspor pertanian di wilayah kerjanya terus meningkat.

Hal ini berdasarkan data pada sistem IQFAST Barantan. Pihaknya mencatat produk turunan dari kelapa sawit diantaranya RBD Palm Olein, dan RBD Palm Stearin telah banyak diekspor ke China, Philipina, Pakistan, dan Uni Emirat Arab.

“Sedangkan sisa olahan atau limbah dari minyak tersebut seperti cangkang sawit, kernel dan Spent Bleaching Earth juga banyak diminati negara asing, seperti Jepang, dan Malaysia,”

Kepala Karantina Pertanian Balikpapan, Abdul Rahman

Selama Januari sampai 10 Desember 2020 komoditas olahan minyak sawit diataranya RBD Palm Olein, RBD Palm Stearin diekspor mencapai 2.062.901 metrik ton, dengan nilai ekonomi 6,08 triliun. Sedangkan limbah sawit berupa cangkang dan Spent Bleaching Earth dengan volume 3.000 metrik ton senilai ekonomi 36 miliar.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil menambahkan bahwa dari rekaman sistem perkarantinaan pertanian IQFAST mencatat komoditas perkebunan yang laris di pasar dunia selain sawit dan produk turunannya adalah kelapa, kopi, karet, mede dan pinang biji.

“Selain itu rempah juga menunjukkan tren permintaan yang cukup tinggi, khususnya di saat musim pandemi ini,” ungkap Jamil.

Baca Juga :

Dari rilis data BPS sendiri, sektor pertanian mengalami pertumbuhan yang signifikan pada kuartal 1 tumbuh 2,19% dan kuartal 2 tumbuh 2,15% (Y o Y).

“Lebih dari 70% ekspor pertanian disumbang oleh sub sektor perkebunan. Kedepan, agar dapat lebih memberikan dampak dan nilai tambah hasil perkebunan ini kita olah dahulu, baru di ekspor,” pungkas Jamil. (drs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *