MULAWARMAN NEWS

Tutup Tahun 2019, Polres Paser Ringkus Pelaku Curanmor

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Satuan Reserse Kriminal Polres Paser bersama Polsek Batu Sopang meringkus para pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di akhir tahun 2019.

Kapolres Paser AKBP Murwoto menjelaskan, dari 4 orang tersebut, 1 di antaranya adalah AK (35) yang merupakan pelaku spesialis curanmor roda dua lintas provinsi.

“Dari pelaku kami mengamankan 9 unit sepeda motor di wilayah Batu Sopang,” kata Kapolres Paser AKBP Murwoto didampingi Kasat reskrim AKP Ricky Ricardo Sibarani dan Kapolsek Batu Sopang AKP Retno Ariani, Senin (30/12/2019).

Penangkapan AK warga Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan berdasarkan hasil laporan warga dan penyelidikan pihak kepolisian.

“Penangkapan pelaku di kosnya di Desa Batu Kajang, dan mengakui melakukan pencurian di 17 lokasi berbeda, yakni 9 di Batu Sopang, 2 di Muara Komam, 3 di Tanjung Kalsel, dan 3 di Barabai Kalsel,” ucapnya.

Menurut pengakuan pelaku, sebagian besar nomor rangka kendaraan yang dicuri telah dirusak agar menyamarkan penjualannya.

Sedangkan 3 pelaku lainnya, lanjutnya, merupakan spesialis curanmor roda empat yang berhasil diungkap berkat hasil rekaman kamera CCTV.

“Pada Senin 9 Desember 2019 terjadi pencurian di Desa Batu Kajang dan aksi pelaku terekam oleh CCTV sehingga memudahkan petugas mengidentifikasi para pelaku,” kata Kapolres.

Setelah berkoordinasi dengan Polda Kalsel dan Polda Kalteng, ketiga pelaku berinisial AF (40), IS (47), dan SP (49) yang berasal dari Jawa Timur berhasil diamankan.

“Pelaku di tangkap di daerah Pulau Pisau Kalteng, dan barang bukti sebanyak dua unit mobil pickup hasil kejahatan di Paser dan sebuah kunci T diamankan di Mapolres Paser,” ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku tidak hanya melancarkan aksinya di Kaltim, tetapi juga di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

“Untuk AF dan IS di proses di Polresta Palangkaraya atas pencurian 3 unit L300, dan SP sedang di proses di Polres Tanjung atas pencurian 1 unit Suzuki Carry,” tuturnya.

Lebih jauh Murwoto mengatakan para pelaku sudah meresahkan masyarakat dan sudah sangat lihai saat melancarkan aksinya.

“Para pelaku pencurian sudah sangat mempelajari, Berbekal kunci T para pelaku tidak membutuhkan waktu lama untuk menggondol curian,” tuturnya.

Para tersangka dikenakan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan pemberatan dengan hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (rhn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *