MULAWARMAN NEWS

Update Covid-19 di Paser: Pasien Positif Nihil, 1 PDP dan 253 ODP

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Hingga Kamis, (2/4/2020) siang pukul 12.00 Wita kasus terkonfirmasi positif virus Corona atau Covid-29 di Paser masih nihil, 253 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 1 Pasien dengan Pengawasan (PDP).

Satu pasien PDP yang berada di Rumah Sakit Panglima Sebaya di ketahui tidak memiliki riwayat terkait 3 kluster besar di Kaltim yaitu kluster KPU, Gowa dan Bogor.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol saat konferensi pers di ruang Media Center Covid-19.

“Ini kluster yang belum diketahui, tapi dari riwayatnya pasien tersebut habis bepergian daerah terjangkit,” kata Amir Faisol.

Dijelaskan Amir, pasien PDP yang disebut PDP 9 tersebut berasal dari Batu Kajang dan melakukan perjalanan ke Purwokerto Jawa Tengah, kemudian pulang melewati Kota Balikpapan sekitar tanggal 24 Maret 2020.

“Tanggal 26-28 Maret diketahui dirawat di sebuah klinik, dan tanggal 1 April dirujuk ke RS Panglima Sebaya,” jelasnya.

Amir menambahkan, pasien PDP 9 pada dasarnya memiliki riwayat penyakitnya secara umum. Namun karena juga memiliki riwayat dari daerah terjangkit, sehingga statusnya naik menjadi PDP.

“Pasien ini memiliki gejala seperti batuk, pilek hingga demam dengan suhu 38 C serta memiliki riwayat perjalanan keluar daerah,” katanya.

Selain itu, lanjut Amir, potensi penambahan jumlah ODP per tanggal 2 April 2020, didominasi dari mahasiswa yang pulang dari kuliah diluar Kabupaten Paser.

“20 ODP paling banyak dari mahasiswa yang kuliah di luar daerah. Bagi mahasiswa atau warga yang baru datang ke Paser diharapkan segera lapor ke puskesmas terdekat, baik sakit maupun tidak,” katanya.

Amir mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Paser juga menyambut positif dukungan dari berbagai stakeholder dalam memerangi dan mencegah penyebaran Covid-19.

“Kunci pencegahan kebersamaan kita semua. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada relawan-relawan yang membantu dalam mengedukasi dan memberikan penyuluhan covid 19 di masyarakat,” imbuhnya. (adv/dkisp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *