MULAWARMAN NEWS

Wabup : Forum RKPD harus Utamakan Sinergitas dan Skala Prioritas

Wakil Bupati Paser saat memberikan sambutan pada pembukaan Forum RKPD di ruang Rapat Sadurengas, Rabu (1/3/2017)

TANA PASER (M-News.id) – Sebagai salah satu upaya sinkronisasi kegiatan yang ada dalam rencana kerja SKPD serta mengakomodir prioritas usulan-usulan hasil musrenbang dari masing- masing kecamatan,
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Paser menggelar forum Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2018 di ruang rapat Sadurengas Bupati Paser, Rabu (1/3/2017).

Forum RKPD yang mengangkatkan tema “Pemantapan kualitas pelayanan dasar dan penguatan ekonomi masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Paser yang maju, mandiri, sejahtera dan berkeadilan” ini dihadiri Wakil Bupati Paser HM. Mardikansyah, Sekretaris Daerah Aji Sayid Fathur Rahman, Kepala Bappeda I Gusti Putu Suantara, dan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat serta Lurah se Kabupaten Paser.

Wakil Bupati Paser HM. Mardikansyah dalam sambutannya mengungkapkan bahwa momentum forum RKPD ini harus mengutamakan sinergitas dan skala prioritas.

“Seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) harus bisa mensinkronkan program dan kegiatan di semua kecamatan, termasuk kebutuhan dasar seperti pendidikan dan kesehatan harus diperhatikan,” kata Wakil Bupati Paser Mardikansyah.

Lebih lanjut Mardikansyah mengingatkan, melalui forum ini juga, setiap SKPD harus bisa menyusun program kerja sesuaikan dengan anggaran yang tersedia.

Sementara itu Kepala Bappeda Paser I Gusti Suantara menyampaikan total ada 857 usulan kegiatan dari hasil musrenbang di 10 kecamatan se Kabupaten Paser.

“Total usulan anggaran dari hasil musrenbang kecamatan-kecamatan  mencapai Rp 4 Triliun lebih,” kata Putu.

Forum ini, sambung Putu, untuk memilah lagi usulan kegiatan dari musrenbang yang sudah dilakukan dari semua kecamatan, mana yang prioritas, disesuaikan dengan anggaran pada APBD 2018.

“Perkiraan anggaran dari usulan musrenbang sekitar Rp 4 Triliun, sementara itu perkiraan APBD Paser 2018 hanya Rp.2 Trilyun lebih” lanjut Putu.

Perkiraan Rp 2 Tilliun tersebut, tambah Putu berasal dari pendapatan daerah Rp 122 Miliar, dana perimbangan Rp 1,4 Trilliun dan lain-lain sebesar Rp 376 Miliar. (rih/sas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *