MULAWARMAN NEWS

16 Atlet Panahan Paser Siap Berlaga di Kejurprov Kaltim 2019

M-NEWS.ID, TANA PASER – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Paser, Kamis (25/07/2019), atasnama pemerintah kabupaten (pemkab) mengirimkan atlit terbaiknya untuk mengikuti Kejurprov Kaltim 2019 di Samarinda.

Sebanyak 16 atlit panahan terbaik Kabupaten Paser akan mengikuti laga yang berlangsung sejak 28-31 Juli mendatang. Secara resmi, mereka dilepas oleh Wakil Bupati (Wabup) Paser terpilih H Kaharuddin di Ballroom Hotel Bumi Paser.

Dalam sambutannya, H Kaharuddin menyampaikan, keberangkatan atlet Panahan Paser dalam Kejurprov Panahan Kaltim 2019 bertujuan untuk meraih kemenangan.

“Seluruh atlet yang berangkat ini, harus mampu tampil maksimal, dan mampu kembali ke Tana Paser dengan membawa tropi kemenangan. Tunjukkan bahwa Kabupaten Paser juga mampu berada pada level terbaik di Provinsi Kaltim,” katanya.

Terkait sarana latihan panahan, diakuinya, bahwa untuk memajukan daerah diperlukan pemilahan skala prioritas. Pasalnya, keterbatasan anggaran daerah.

“Para atlit khususnya Cabor Panahan, haruslah mampu berbuat dulu, tunjukkan bahwa kalian bisa mengharumkan Paser di jenjang provinsi maupun nasional. Kemudian, sampaikan kepada Pemkab bukti prestasinya, sehingga menjadi pertimbangan kami untuk memasukkan kebutuhan Cabor Panahan dalam skala prioritas,” ucapnya.

Selain H Kaharuddin, kegiatan pelepasan 16 atlit panahan juga dihadiri Ketua DPRD Paser Ikhwan Antasari, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Yusuf Sumako, Dandim 0904/TNG Letkol Czi Widya Wijanarko dan Ketua KONI Kabupaten Paser Toto Sumardiono.

Sementara, Ketua Perpani Kabupaten Paser H Fadly Himawan mengharapkan, kedepan Pemkab Paser dapat lebih memperhatikan perkembangan olah raga di wilayah setempat. Terutama Cabor Panahan.

“Saat ini, cabor-cabor di Paser masih melakukan pembinaan atlet dengan sarana yang sangat terbatas. Kedepannya kami sangat berharap kepada Pemkab Paser, agar bisa lebih memperhatikan lagi perkembangan olah raga terkhusus Cabor Panahan yang hingga kini masih menggunakan sarana yang apa adanya,” ungkapnya. (aia/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *