MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Paser melaksanaan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Paser 2021 di Kantor Bappedalitbang Paser, Senin (30/3/2020).

Kegiatan Musrenbang RKPD kali ini dilaksanakan via online (daring) dan offline yang terhubung dengan beberapa peserta dalam beberapa ruangan melalui aplikasi meeting yang disediakan dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

Hadir dalam Musrenbang Bupati Paser diwakili Sekretaris Daerah Paser Katsul Wijaya, Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi, Perwakilan DPRD Kaltim Yeni Eviliana, Unsur Forkopimda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala OPD, dan Camat.

Sekretaris Daerah Paser Katsul Wijaya saat membacakan sambutan Bupati Paser mengatakan Musrenbang tahun 2021 ini merupakan langkah sinergitas, sinkronisasi, introspeksi dan re-organisasi, serta penetapan skala prioritas terhadap sejumlah usulan pembangunan yang disampaikan oleh masyarakat melalui Musrenbang Kecamatan.

“Kegiatan ini penting untuk menetapkan kebijakan dasar Kabupaten Paser pada tahun 2021. Sehingga ke depan tidak ada lagi ungkapan pengusulan yang sekian tahun tapi tidak juga diakomodir oleh Perangkat Daerah yang menangananinya,” kata Bupati.

Kegiatan yang merupakan pleno dari Musrenbang Kecamatan yang dilaksanakan bulan Februari lalu, dan Forum Konsultasi Publik yang dilaksanakan 11 Maret lalu tersebut, lanjut Bupati, dibutuhkan komitmen semua pemangku kepentingan sebagai kunci keberhasilan suatu program.

“Kehendak masyarakat untuk membangun Kabupaten Paser ini sangat besar. Namun keinginan itu harus diimbangi adanya kesadaran kinerja sebuah prakarsa oleh semua pemangku kepentingan,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan, sesuai motto Olo Manin Aso Buen Siolondo, atau hari esok lebih baik dari hari ini, dari berbagai capaian pembangunan pada tahun 2019 lalu dapat ditingkatkan sehingga serapan anggaran terhadap realisasi pembangunan bisa lebih optimal dan tepat sasaran.

“Dengan segala pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki, untuk mengintegrasikan, mendialog-kan pikiran dan pandangan masing-masing, guna mempercepat langkah dan memacu kinerja pembangunan daerah Kabupaten Paser, mengingat tantangan ke depan akan semakin berat dan kompleks,” tuturnya.

Bupati berpesan Pemkab Paser harus meningkatkan kerjasama yang lebih efektif dalam melakukan kegiatan pembangunan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat dari perkotaan sampai pedalaman dan pesisir, sehingga dampak dari kebijakan pemerintah dapat dirasakan seluas-luasnya oleh masyarakat secara komprehensif.

Sementara, Kepala Bappedalitbang Muksin mengatakan musrenbang RKPD kabupaten ini adalah untuk mematangkan dokumen rancangan RKPD 2021 menjadi rancangan akhir RKPD.

“Dengan menyerasikan program kegiatan antar perangkat daerah dengan memperhatikan berbagai masukan dan usulan dari pemangku kepentingan, serta memperhatikan aspirasi masyarakat,” kata Muksin.

Muksin berharap penyusunan RKPD ini dapat menghasilkan out put seperti penetapan arah kebijakan, prioritas program dan kegiatan pembangunan dan plafon/pagu dana indikatif berdasarkan bidang kewenangan atau fungsi Perangkat Daerah.”Daftar prioritas yang sudah dipilah berdasa

rkan berbagai sumber pendanaan dan daftar usulan kegiatan pada tingkat pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat,” tuturnya.

Dia menambahkan, ditengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini tidak memungkinkan Bappedalitbang Paser melaksanakan forum yang melibatkan banyak peserta.

“Pelaksanaan Musrenbang tahun ini dilakukan secara online dan offline dengan melakukan pembatasan jumlah peserta. Adapun keseluruhan peserta yang diundang sebanyak 70 orang terdiri atas peserta offline 21 orang terbagi atas 2 ruangan dan sisanya sebanyak 49 peserta hadir secara Online,” ungkapnya. (adv/dkisp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *