MULAWARMAN NEWS

Besok Terakhir Tax Amnesty, KP2KP Ingatkan Sanksi

Kepala KP2KP Tanah Grogot Herry Setiawan

M-News.id – Jelang penutupan program Tax Amnesty (TA) periode III pada 31 Maret 2017 besok, KP2KP Tanah Grogot mengingatkan pihaknya akan menindak Wajib Pajak (WP) yang tidak mengikuti TA dan bila ditemukannya data harta Wajib Pajak yang belum dilaporkan.

“Penindakan yang kita lakukan sesuai Undang-Undang Pengampunan Pajak No. 11 tahun 2016,” kata Kepala KP2KP Tanah Grogot Herry Setiawan di temui M-News.id, Kamis (30/3/2017).

Adapun konsekuensi yang akan dihadapi, Herry mengatakan sesuai ketentuan Pasal 18 UU Pengampunan Pajak akan di bagi dalam 2 kategori yaitu Wajib Pajak yang tidak ikut Tax Amnesty dan Wajib Pajak yang mengikuti tapi tidak melaporkan kondisi sebenarnya dengan jujur.

“Bagi Wajib Pajak yang sudah ikut Tax Amnesty dan kemudian ditemukan data harta yang belum dilaporkan pada Surat Pernyataan Harta, maka harta tersebut dianggap sebagai penghasilan dan dikenai pajak penghasilan dengan tarif normal beserta sanksi kenaikan 200% dari pajak yang kurang dibayar,” ujar Herry.

Sedangkan bagi Wajib Pajak yang tidak ikut Tax Amnesty dan ditemukan harta yang tidak dilaporkan dalam SPT, maka harta tersebut dianggap sebagai penghasilan yang akan dikenai pajak serta sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Atas temuan harta tersebut, wajib pajak akan dikenakan sanksi sebesar tarif PPh 21 dan sanksi bunga sebesar 2% per bulan dengan maksimal 48%,” tambahnya.

KP2KP Tanah Grogot juga membeberkan data jumlah uang tebusan untuk wilayah Kabupaten Paser per 21 Maret 2017 mencapai Rp 4.123.073.328, dengan rincian untuk
triwulan 1 sebesar Rp 3.076.803.413, triwulan 2: Rp 874.545.808, triwulan 3: Rp 171.724.107.

Oleh karena itu, Herry menambahkan, sebaiknya seluruh WP di wilayah Kabupaten Paser memanfaatkan Tax Amnesty ini yang masih tersisa satu hari lagi. (rih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *