MULAWARMAN NEWS

Cegah Ketergantungan Pangan, Kodim 0904/TNG Manfaatkan Potensi Desa di Paser

M-NEWS.ID, TANA PASER – Satuan Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengupayakan agar setiap desa bisa memiliki ketahanan pangan yang baik sehingga tidak lagi tergantung pada pasokan bahan makanan dari luar.

Saat ini pihak Komando Distrik Militer (Kodim) 0904/TNG berupaya mengembangkan potensi desa binaan dengan menggandeng salah satu perusahaan terbesar di kabuaten Paser PT. Kideco Jaya Agung.

Komandan Kodim 0904/TNG Letkol Czi. Widya Wijanarko menyampaikan bahwa pelaksanaan tersebut sebagai salah satu cara untuk meningkatkan ketahanan pangan di Desa yang bersangkutan.

“Kami melihat bahwa kondisi geografis desa ini dan dengan kondisi hamparan lahan bisa dimanfaatkan dan memiliki potensi perkwmbangan yang cukup baik. Dengan melakukan pembinaan kami nisa membantu masyarakat desa setempat untuk mengembangkan potensi desa,” ucap Letkol Czi. Widya. (28/3).

Adapun desa yang dimaksudkan adalah Desa Samu Rangau, Kecamatan Batu Sopang. Desa tersebut merupakan Desa yang masih memiliki hamparan lahan tumbuh yang cukup luas, sehingga dengan melakukan pembinaan terhadap masyarakat desa setempat maka potensi desa yang ada bisa dikembangkan.

Dengan bekerjasama dengan pihak perusahaan Kideco. Kodim 0904/TNG melakukan upaya pembinaan terhadap masyarakat setempat dengan memberikan bantuan terhadap sektor peternakan, pertanian dan perikanan.

“Kami coba melakukan pembinaan terhadap masyarakat dengan memanfaatkan lahan yang ada menjadi sumber penghasilan yang dapat berkembang. Kami mencoba memberikan pembinaan melalui sektor Peternakan, perikann dan pertanian,” ucapnya.

Selanjutnya ia menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan bantuan berupa 55 ekor Sapi, 37 ekir Kambing, 500 ekor Itik, 300 ekor ayam serta 6.000 lebih ekor Patin dan nila.

“Bantuan yang diberikan ini akan dikelola dilahan masyarakat, tentu dengan pelaksanaan pembinaan darinperusahaan dan Kodim. Sedangkan untuk sektor pertanian sensiri kami mencoba membuka tanaman Holtikulgura sekuas 6,5 Hektar,” terangnya.

Selanjutnya ia berharap agar upaya tersebut dapat memberikan efek positif terhadap perkembangan perekonomian masyarakat desa Samu Rangau.

“Pelaksanaan kegiatan akan tetap kami awasi dan kami bina, semoga saja inj bisa memberikan efek positif terhadap ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat setempat,” pungkasnya. (AIA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *