MULAWARMAN NEWS

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Rutan Tanah Grogot Gelar Penyuluhan P4GN dan Tes Urine

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Tanah Grogot bersama Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Paser menggelar kegiatan penyuluhan guna meningkatkan kapasitas petugas pemasyarakatan di Aula Rutan Kelas IIB Tanah Grogot, Kamis (17/6/2021).

Peningkatan kapasitas ini dalam rangka mewujudkan program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) seiring dengan masih maraknya kasus narkoba di Indonesia.

Kegiatan ini dihadiri Ketua BNK Paser yang juga Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf didampingi Seksi Pencegahan dan pemberantasan BNK Paser IPDA Ahmad Hasanudin yang diterima langsung Kepala Rutan Tanah Grogot, Doni Handriansyah, diruangan Kepala Rutan.

Kepala Rutan, Doni Handriansyah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan pembekalan yang diberikan oleh BNK Paser dalam upaya menjadikan Rutan Tanah Grogot bebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Semoga pembekalan ini mampu meningkatkan kapasitas petugas dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Paser,”

Kepala Rutan Tanah Grogot, Doni Handriansyah

Doni menambahkan, pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk penyalahgunaan narkoba khususnya dalam Rutan Tanah Grogot. Dirinya akan mengambil tindakan tegas apabila ada yang terbukti terlibat, atau menggunakan narkoba.

“Saya beserta seluruh jajaran Rutan Tanah Grogot terus berkomitmen untuk selalu melaksanakan pencegahan dan pemberantasan narkoba, dan siap bersinergi dengan aparat penegak hukum lainnya,” kata Doni.

Sementara Ketua BNK Paser Syarifah Masitah Assegaf, merespon positif upaya yang dilakukan jajaran Rutan Tanah Grogot untuk mengendalikan peredaran narkoba yang sudah cukup meresahkan.

“Kami mengapresiasi Rutan Tanah Grogot dengan komitmen nya untuk mewujudkan P4GN, karena dibutuhkan sinergi dari semua pihak untuk memberantas peredaran narkoba,” kata Masitah.

Baca Juga :

Masitah menyebut, berdasarkan data BNN Provinsi Kaltim, Kabupaten Paser sebelumnya menempati peringkat ketiga penyalahgunaan narkoba di Kaltim.

“Hal ini cukup mengkhawatirkan sebab peredaran narkoba di Kabupaten Paser sangat tinggi atau 90 persen didominasi sabu-sabu,” ucapnya.

Sementara narasumber IPDA Ahmad Hasanudin selaku Seksi Pencegahan dan pemberantasan BNK Paser, mengimbau kepada seluruh jajaran Rutan Tanah Grogot untuk turut serta memberantas Narkotika karena dampak nya yang sangat buruk bagi semua kalangan, muda maupun tua.

Usai penyuluhan, kegiatan kemudiandilanjutkan dengan tes Urine seluruh petugas dan warga binaan pemasyarakatan Rutan Tanah Grogot, berkolaborasi dengan BNK sebagai pemeriksa, hasil pemeriksaan dinyatakan negatif. (rih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *