MULAWARMAN NEWS

Destinasi Wisata Riam Beangin 7 Bidadari, Surga Tersembunyi di Muara Langon

Riam Beangin 7 Bidadari yang terletak di Desa Muara Langon, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser

M-NEWS.ID, MUARA KOMAM – Kabupaten Paser yang terletak paling selatan Kalimantan Timur sungguh dianugerahi sejuta keindahan alam yang mempesona.

Salah satu destinasi wisata yang sedang dikembangkan adalah Riam Beangin 7 Bidadari yang terletak di Desa Muara Langon, Kecamatan Muara Komam dan berbatasan langsung dengan Kalimantan Selatan.

Air terjun di pedalaman Paser ini mengundang rasa penasaran para Jurnalis Kabupaten Paser.

Difasilitasi Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Paser bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Disporapar) Paser, terwujudlah Perjalanan Jurnalistik ke lokasi tersebut.

Para Jurnalis yang turut mengunjungi Destinasi Wisata Riam Beangin 7 Bidadari

Untuk sampai di lokasi ini, harus terlebih dahulu menuju Kecamatan Muara Komam sekitar dua jam perjalanan dari Ibukota Tana Paser, sesampainya di Muara Komam.

Selanjutnya, perjalanan bisa dilalui dengan menggunakan mobil hartop atau motor menuju ke titik terakhir kendaraan sekitar 1 kilometer.

Setelah tiba di titik terakhir kendaraan tersebut, harus melanjutkan perjalanan selama 1 jam dengan trekking/jalan kaki menelusuri jalan setapak di tepi aliran sungai.

Sepanjang perjalanan, kita disambut rerimbunan khas hutan Kalimantan yang sangat menyejukkan sembari mendengar suara gemuruh air di sepanjang jalan yang dilalui.

Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan menelusuri anak sungai di antara bebatuan aliran sungai. Jalannya yang licin membuat kita harus ekstra hati-hati ketika melangkah.

Dan setelah harus melewati berbagai rintangan, semua kelelahan itu seolah terbayar ketika menyaksikan keindahan Riam Beangin 7 Bidadari yang memiliki tujuh tingkatan.

Kita bisa menikmati indahnya air terjun yang jatuh dari bebatuan dan suara gemuruh air nya menenangkan jiwa.

Titik yang paling bisa dikunjungi wisatawan saat ini adalah tingkat ketujuh dan keenam dikarenakan aksesnya yang paling mudah.

Letaknya tersembunyi dibalik rimbunan hutan Kalimantan membuatnya bagaikan surga yang menjelma ditambah pemandangan nya memuaskan dan memanjakan mata.

Bagi yang suka berpetualang, sepertinya harus mengunjungi destinasi wisata ini, dan sebaiknya pula mempersiapkan fisik agar cukup prima, karena diperlukan perjalanan kaki yang panjang.

Rombongan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Paser dan Jurnalis Paser saat disambut Camat Muara Komam Abdul Rasyid dan Kades Muara Langon Sufriadi

Kepala Desa Muara Langon Sufriadi mengatakan pihaknya baru kembali mengembangkan destinasi wisata tersebut termasuk dengan membuka akses jalan.dan berharap potensi wisata tersebut bisa dinikmati oleh wisatawan.

“Kami baru membuka jalan masuk ke riam angin sepanjang 1,2 kilometer untuk mengenalkan potensi wisata ini dan semoga bisa memberikan kesan bagi yang berkunjung ke Muara Langon,” ucap Sufriadi saat di wawancara M-News,id, Sabtu (12/10/2019).

Sementara itu Kabid Komunikasi Informasi Publik DKISP Paser Husriansyah mengatakan bahwa wisata di Paser harus mendapat dukungan dari semua pihak termasuk media.

“Hari ini kita bisa melihat langsung wisata yang ada di Kecamatan Muara Komam, sekaligus mendukung wisata di Paser lebih dikenal secara luas,” kata Husriansyah. (dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *