MULAWARMAN NEWS

Di Tengah Panasnya Api, Personil Polres Paser Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan

M-NEWS.ID, Batu Engau – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Paser membuat seluruh pihak bahu membahu memadamkan api yang tersebar di berbagai titik, tanpa terkecuali Kecamatan Batu Engau yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Selatan.

Pengalaman melawan panasnya matahari dan kobaran api juga dialami personil Polres Paser yang bertugas di wilayah Batu Engau. Hari itu, Rabu (8/9/2019) Kapolsek Batu Engau IPTU Budi, SH memimpin langsung pemadaman Karhutla bersama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat dalam rangka Penanganan dan Penanggulangan Karhutla diarea Tahura Lati Petangis.

Kegiatan pemadamaan karhutla ini diikuti oleh Polri, TNI, Sat Pol PP Team Tagana Kab.Paser, Tahura Lati, Pecinta Alam Paser, Dinsos Kab.Paser, Relawan, Masyarakat sekitar, serta Binsik Kodim Tanah Grogot.

Kegiatan patroli dan pemadaman diarea yang terbakar dimulai pada pukul 08.30 wita. Selanjutnya tim dibagi menjadi 2 untuk memantau 2 titik yang berada didalam kawasan area Tahura Lati Petangis yakni di PIT 1 dan Pit 2. Setelah itu untuk penyisiran area yang terbakar, seluruh elemen yang hadir selanjutnya didrop ke lokasi secara bertahap.

Para personil Polisi tersebut harus berjuang melawan panasnya api dan panasnya terik matahari, ditambah asap hasil pembakaran tersebut, mengingat lahan yang terbakar merupakan lahan kering dan mudah terbakar. Namun hal tersebut tidak membuat tim mundur dan menyerah, malah menambah semangat mereka untuk memadamkan karhutla.

Menjelang waktu ibadah dzuhur, area yg terbakar sudah dapat dipadamkan. Sehingga pada pukul 11.30 wita seluruh personil yang terlibat melaksanakan ishoma.

Dan setelah menunaikan ibadah shalat dzuhur, tim harus kembali melanjutkan patroli titik-titik api yang mungkin masih menyala sehingga dapat segera dikendalikan.

“Kita sudah instruksikan seluruh personil BKO dari polres hingga polsek, untuk terus memantau Karhutla (kebakaran lahan dan hutan). Karena jika terjadi Karhutla, langsung dilakukan pendinginan (pemadaman) terhadap lokasi yang terbakar,” kata Kapolsek Batu Engau IPTU Budi, SH.

Dia juga menjelaskan, pemadaman melibatkan perlengkapan dan kendaraan 2 unit Tangki Damkar Tahura, 1 unit tangki Damkar Kec.Batu engau, 20 buah tangki Kep punggung, 30 buah penggaruk sampah yang difungsikan untuk membuat pembatas lahan yg terbakar, dan Alat Pelindung Diri (APD) antara lain, helm, masker, sarung tangan dan sepatu boot, serta 1 unit Mobil Keslap (Ambulance).

Sementara itu Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra, S.I.K,M.H ‎mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Karena, dari pembakaran itulah penyebab kabut asap pekat melanda. Ia mengingatkan  bawah Kabupaten Paser memiliki berbagai kekayaan potensi alam kaya raya mulai dari segi kebunnya, hutannya, lahannya dan tambangnya.

“Ini perlu kita jaga, perlu kita lestarikan bersama. Jagalah alam kita, maka alam pun menjaga kita,” katanya. (*/dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *