MULAWARMAN NEWS

Panwascam Tanah Grogot Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif. Terkuak, Masih Ada Yang Belum Tahu Para Peserta Pilgub Kaltim?

M-News.Id, TANA PASER – Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Tanah Grogot, Kamis (8/3/2018), menggelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 di Ruang Serbaguna Lantai II Kantor Kecamatan Setempat.

Kegiatan yang menyasar pelajar dan mahasiswa di lingkungan Ibukota Kabupaten ini, di ikuti sejumlah Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan beberapa Organisasi Kepemudaan (OKP).
Seperti, SMKN 4 Tanah Grogot, SMKN 1, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), BEM STIPER, BEM STIE WP, Himpunan Mahasiswa Islam (HmI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Pada kegiatan itu, dihadirkan pula Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tanah Grogot Ardi Sulaiman, Kanit Binmas Polsek Tanah Grogot Aiptu Ari Munandar bersama Ketua Panwascam Tanah Grogot Suharno Prihandoko selaku pembicara.

Sebelum memaparkan secara gamblang materinya tentang Pengawasan Partisipatif, Suharno Prihandoko yang biasa disapa Harno, mengawali dengan menyinggung pelaksanaan pemilu terdekat. Yaitu, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018. Dimana, khususnya di Kaltim penyelenggaraan Pilgub.
Terkait hal ini, Dia pun menanyakan kepada para peserta apakah sudah mengenal Pasangan Calon (Paslon) yang telah ditetapkan sebagai peserta Pilgub Kaltim 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim beberapa waktu lalu.

“Sudah tahu belum, siapa-siapa saja yang menjadi peserta pada Pilgub Kaltim ini,” singgungnya kepada peserta yang notabene adalah palajar dan mahasiswa tersebut.
Kendati peserta Pilgub Kaltim 2018 sudah ditetapkan KPU Kaltim, Senin (12/2/2018) lalu, jawaban para peserta Sosialisasi Pengawasan Partisipatif cukup mengejutkan. Pasalnya, sebagian peserta mengakui bahwa masih belum mengetahui siapa saja yang berlaga di Pilgub Kaltim 2018.
Mendengar hal itu, Dia pun berharap kepada para peserta sosialisasi agar turut berperan aktif untuk mengetahui figur-figur paslon yang telah ditetapkan selaku peserta Pilgub Kaltim 2018. Karena erat kaitannya dengan nasib pembangunan Kaltim selama lima tahun kedepan.
Berkaca pada penyelenggaraan pemilu sebelumnya, lanjutnya, sering kali terindikasi rawan kecurangan atau terjadi pelanggaran pemilu. Diantaranya, pemilih ganda, pemilih hantu dan praktik politik uang.

“Selain mempengaruhi kualitas penyelenggaraan, pelanggaran pemilu juga akan berpengaruh pada penentuan sosok pemimpin yang berkualitas. Karenanya, menjadi tugas kita bersama untuk mengawasi penyelenggaraan Pilgub. Laporkan, apabila menemukan kecurangan, dengan dilengkapi bukti-buktinya,” harapnya.

Karena penyelenggaraan pemilu yang berkualitas akan menghasilkan pemimpin berkualitas, Dia mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawasi jalannya setiap tahapan penyelenggaraan Pilgub Kaltim 2018. Sesuai slogan Bawaslu, ‘Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu’.

“Dengan semakin banyaknya mata yang menyoroti, harapannya paslon, timses dan penyelenggara pemilu akan lebih mawas diri. Untuk itu, kami mengajak semua untuk menjadi mitra pengawas pemilu, agar pemilu kita semakin berkualitas,” tegasnya.

Sementara, saat Ketua PPK Tanah Grogot menyampaikan materinya, ada peserta Sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang mengaku belum di data oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

Menanggapi pernyataan, Ardi mengatakan, bahwa pihak PPK Tanah Grogot akan menelusuri kebenaran informasi yang disampaikan peserta sosialisasi pengawasan partisipatif.

“Karena bisa saja terjadi, saat petugas datang tapi tidak ada orang di rumah, dan bisa juga karena orang tersebut tidak masuk dalam administrasi di wilayah tempat tinggalnya. Namun, untuk memastikannya kami akan telusuri lebih lanjut,” katanya. (sad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *