Pemkab Paser Terus Berupaya Wujudkan Kota Tanpa Kumuh

Bupati Paser dr Fahmi Fadli melakukan studi tiru dalam rangka orientasi mengenai Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di  Kabupaten Bandung / foto : mc

MNEWSKALTIM.COM, BANDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terus berupaya dalam mewujudkan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di daerah setempat yang berwawasan lingkungan.

Terwujudnya kota tanpa kumuh ini menjadi salah satu misi Paser MAS (Maju, Adil, Sejahtera) untuk menjadikan kota di Kabupaten Paser yang maju, indah, layak huni, dan nyaman bagi masyarakat.

Guna mewujudkan hal itu, Bupati Paser dr Fahmi Fadli beserta rombongan melakukan studi tiru dalam rangka orientasi mengenai Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di  Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat, Selasa (12/9/2023).

“Kabupaten Paser menggali informasi atas keberhasilan Kabupaten Bandung yang mampu menata wilayahnya secara teratur melalui program KOTAKU,”

Bupati Paser dr Fahmi Fadli

Selain itu, studi tiru ini sebagai langkah persiapan Kabupaten Paser dalam menyambut pembangungan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang tentunya memiliki dampak ke daerah penyangga IKN.

“Sebagai penyangga IKN, maka penataan wilayah harus dilakukan sehingga tidak ada bangunan yang tidak teratur dan terkesan kumuh dalam masifnya pembangunan di Kabupaten Paser,” paparnya.

Baca Juga :

Menurutnya, selama ini keseriusan Pemkab Paser mengatur kawasan yang bersih dan tidak kumuh dibuktikan dengan diterbitkannya Surat Keputusan Bupati Paser Nomor 653/KEP-116/2021 tentang penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh kawasan perkotaan.

“Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, persentase penanganan kawasan kumuh di Kabupaten Paser cenderung meningkat,” jelasnya.

Keseriusan lainnya yang telah ditorehkan selama masa kepemimpinan Fahmi – Masitah yang biasa disebut Paser MAS itu tercatat pada tahun 2022 capaian akses air minum sebesar 66,88 persen, 2021 sebesar 70,14 persen dan pada 2023 mencapai 83,94 persen.

“Kami berharap ini bisa mengurangi ketimpangan antarwilayah melalui peningkatan aksebilitas infrastruktur yang berwawasan lingkungan,” kata Bupati. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.