MULAWARMAN NEWS

Uji Materi UU Pilkada Ditolak, Jahidin Sepakat Keputusan MK

M-NEWS.ID, SAMARINDA – DPRD Kaltim turut merespon atas penolakan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap permohonan gugatan uji materi pasal 7 ayat (2) huruf s undang-undang nomor 10/2016, tentang perubahan kedua atas undang-undang No 1/2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi undang-undang (UU Pilkada).

Dimana, pasal tersebut mengatur mengenai ketentuan pengunduran diri anggota legislatif, Polri, TNI dan pejabat ASN saat mendaftar sebagai calon peserta.

Seperti yang disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kaltim H Jahiddin SH di ruangannya, Senin (25/11/2019).

“Sebagai pribadi, tentu saya mendukung apa yang telah di putuskan Mahkamah Konstitusi (MK), yang menolak atas uji materi berkaitan undang-undang Pilkada, sehingga angota dewan yang akan maju harus mundur, ini langka baik sehingga ada kesempatan bagi calon yang dibawahnya dapat mengganti,” ungkapnya.

Selain itu, kami sepakat kalau ada anggota DPRD yang mau maju di Pilkada Serentak 2020 harus mundur.

“Apabila juga tetap bertahan sebagai anggota DPRD, itu lebih baik bisa melanjutkan sebagaimana janji politik pada saat Pileg kemarin. Dan itu di syukuri dengan jabatan yang ada saat ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata Jahiddin, kalau mau pilih sebagai anggota dewan harus di tekuni. Kalaupun dia mau maju dalam Pilkada nanti, sebagai pilihan hidup dan tidak bisa kita larang kemauan dari mereka untuk maju, baik itu walikota dan wakil walikota, bupati dan wakil bupati serta gubernur dan wakil gubernur.

“Jadi itu hak pilihan demokrasi bagi orang yang akan maju, walapun konsekwensinya mereka harus mundur bukan cuti lagi,” ujarnya.

Ditegaskan kembali, bahwa ini merupakan pendapat pribadi. Karena pihaknya sangat mendukung atas putusan tersebut. Yang memberi peluang kepada kader dibawahnya untuk menduduki jabatan di dewan.

“Kalau hanya cuti kasihan orang dibawahnya, tidak ada kesempatan untuk menggantinya,” tutupnya. (dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *