
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Paser menerjunkan petugas pengawasan kesehatan hewan kurban.
Hal ini dilakukan untuk memastikan kesehatan hewan kurban sehingga layak untuk dikonsumsi masyarakat pada hari raya Iduladha 1443 hijriah.
“Seminggu terakhir kami intens melakukan pengawasan ke tempat penjualan hewan,”
Kabid Kesehatan Hewan Kesmavet, Disbunak Paser, drh. Al-Habib
Pengawasan kesehatan hewan, lanjut Habib, dilakukan oleh tim yang terdiri dari petugas Disbunak Paser serta UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang ada di kecamatan-kecamatan.
Dijelaskan, tim pengawas bertugas untuk mengkoordinir pemeriksaan kesehatan, juga sekaligus mencegah penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan kurban seperti sapi, kambing dan domba.
“Meskipun Paser terbilang aman dari wabah PMK, tetapi Disbunak tetap mewaspadai penyebaran penyakit tersebut,” jelasnya.
Baca Juga :
- Satu Desa Satu Gerai: Kodim 0904/Paser Genjot Pembangunan KDMP Targetkan Rampung Juni
- Paser Siapkan Gerakan “Mabar” untuk Bangkitkan Semangat Mengaji Pelajar SMP
- Tanpa Insinerator dan Open Dumping, Paser Terapkan Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan
- Semarak Hardiknas, Ratusan Anak PAUD dan TK Meriahkan Lomba Kreativitas di Paser
- Ratusan Jamaah Haji Asal Paser Mulai Diberangkatkan, Momen Haru Iringi Pelepasan
Selain pemeriksaan kesehatan, pihaknya bersama Polres Paser juga telah memperketat pengawasan lalu lintas ternak yang masuk dan keluar di wilayah perbatasan Paser.
Pengawasan distribusi hewan ternak, sambungnya, difokuskan pada dua titik perbatasan dengan Kalimantan Selatan yakni di Kecamatan Muara Komam dan Batu Engau.
Dia beharap, berbagai upaya yang telah dilakukan pihaknya bisa menjadikan daging kurban yang aman dan sehat dikonsumsi bagi masyarakat saat perayaan Iduladha.
“Termasuk kami akan turun ke lapangan saat pemotongan kurban untuk mengecek kondisi kesehatan ternak,” kata Habib. (sas)






