
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanah Grogot kembali melakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran varian baru Covid-19 Omicron.
Penyemprotan disinfektan difokuskan pada titik-titik rawan penyebaran covid-19, mulai dari ruang layanan terpadu, ruang tunggu, ruang kerja, hingga blok-blok hunian warga binaan.
Baca Juga :
- Bupati Paser Lantik 90 Pejabat, Tekankan Perencanaan Berbasis Riset dan Peningkatan Layanan Masyarakat
- Pemkab Paser Resmikan Tiga Kamar Standar Internasional Rumah Sakit Panglima Sebaya
- Ketua PWI Kaltim Bongkar Pembeda Media Pers dan Akun Medsos: Bukan Sekadar Mengunggah Informasi
- Asap Karhutla Mulai Ganggu Warga, IMM Paser Turun Bagikan Masker
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
Petugas juga mengecek kebersihan dan kerapian kamar hunian warga binaan dan melalukan upaya dekontaminasi membunuh mikroorganisme dan virus atau bakteri.
Karutan Tanah Grogot Doni Handriansyah mengatakan penyemprotan disinfektan sebagai langkah deteksi dini mencegah masuknya virus Covid-19 di Lingkungan Rutan Tanah Grogot.
“Ini untuk memberikan perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan para petugas maupun warga binaan dari Covid-19,”
Karutan Tanah Grogot, Doni Handriansyah, Rabu (23/2/2022)
Meski hingga saat ini belum adanya petugas atau warga binaan yang terpapar, lanjutnya, antisipasi dan pencegahan masuknya Covid-19 ke dalam Rutan terus dilakukan.
“Untuk itu penyemprotan disinfektan secara berkala pada area-area rawan,” ujarnya.
Doni menambahkan, seluruh petugas dan warga binaan pemasyarakatan sudah mendapatkan vaksin hingga dosis ketiga atau booster.
Selain itu, pemberian masker dan vitamin secara massal serta pengecekan kesehatan berkala juga dilakukan petugas kesehatan untuk meminimalisir risiko gejala Covid-19.
“Dibutuhkan kesadaran dan upaya bersama untuk bisa memutus mata rantai Covid-19,” kata Doni. (rh)






