
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Tim SAR gabungan melakukan pencarian seorang pemuda bernama Khairudin (39) yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kandilo Senin (24/05/2020) malam.
Tim gabungan terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser, kepolisian, TNI, Barisan Relawan Pemadam Kebakaran (Balakar), Tim Rescue, Volunteer, dan ORARI.
Anggota Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Paser Hendrik menuturkan bahwa ia menerima laporan warga tenggelam tersebut pada pukul 23.40 WITA.
“Setelah menerima laporan Senin malam, BPBD Paser langsung menuju ke lokasi melakukan pengecekan atau assesmen,”
Anggota Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Paser Hendrik
Dikarenakan jarak pandang yang sulit saat malam hari, lanjut Hendrik, maka tim melanjutkan pencarian pada Selasa pagi pukul 08.00 WITA.
Pencarian pada Selasa (25/05/2020) pun dilakukan hingga pukul 17.00 WITA dan akan dilanjutkan dengan pemantauan pada malam hari.
“Korban masih belum ditemukan. Sehingga pencarian masih terus berlanjut,” ucap Hendrik.
Baca Juga :
- Bidik Emas di Kandang Sendiri! AFI Paser Datangkan Pelatih Liga Profesional untuk Taklukkan Porprov Kaltim 2026
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
Menurut keterangan saksi mata, warga yang tenggelam itu diduga sengaja menenggelam diri dengan meloncat ke sungai. Saat itu kondisi sungai Sedang Surut, sehingga terjatuh diatas lumpur.
“Ada anggota TNI sempat melihat korban dan mencoba memanggil-manggil korban, tetapi korban tetap berjalan menelusuri Aliran Sungai. Saksi mata dibantu anggota TNI tersebut mencoba mencari korban tetapi sudah tidak terlihat lagi,” tuturnya. (sas/rih)






