MNEWSKALTIM.COM, LONG KALI – Jembatan yang menghubungkan lima desa di Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser ambruk.
Kondisi curah hujan yang tinggi diduga membuat tanah yang menahan jembatan yang menyambungkan akses di Desa Mendik tersebut bergeser sehingga kayu penopang jembatan tersebut tidak kuat menahan badan jembatan.
Dari pantauan MNEWSKALTIM.COM, bertempat di Jalan Poros Desa Mendik Kecamatan Longkali, warga sekitar sudah menyiapkan baik bahan yang akan digunakan, seperti batu gunung, papan kayu, dan balok beserta paku. Selain itu alat yang digunakan adalah cangkul, palu, gergaji beserta parang untuk merintis rumput belukar yang berada di lokasi jalan alternatif.
Di lokasi terlihat anggota Koramil, anggota BPBD Paser, Tagana Paser turut serta bergotong royong membuka akses jalan penghubung antara Desa Mendik 1, 2, 3, 4 dan 5.
Kepala Desa Mendik Makmur Kristio Adi mengatakan perbaikan jembatan telah mendapatkan perhatian pemerintah daerah.
“Untuk saat ini akan dilakukan perbaikan sementara oleh instansi terkait,” kata Kristio Adi.
Dia berharap, kedepan pembangunan jembatan bisa dibangun secara permanen guna menyesuaikan beban kendaraan yang lewat.
“Saya kira jembatan ini harus dibangun permanen menggunakan tiang pancang dari beton karena tidak kuat lagi menahan kendaraan berukuran besar,” tutupnya. (*/rhn)






