
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Kerusakan dua buah jembatan di Desa Brewe Kecamatan Long Ikis Kabupaten Paser mengancam akses transportasi dan perekonomian masyarakat sekitar.
Pasalnya kedua jembatan yang mengalami kerusakan itu merupakan jalan penghubung tiga desa yakni Desa Brewe menuju Desa Sawit Jaya dan Desa Lombok.
Kepala Desa Brewe Hayati mengatakan kerusakan jembatan yang terjadi selama satu bulan lalu ini karena hanya menggunakan penahan dari batang kayu.
Hayati menambahkan terdapat dua titik jembatan di desanya yang memiliki kondisi rusak parah sehingga diperlukan secepatnya.
“Jembatan yang rusak ini hanya merupakan susunan batang kayu yang ditimbun tanah,”
Kepala Desa Brewe Hayati, Senin (12/10/2020)
Dia juga mengungkapkan, bahwa Pemerintah Desa Brewe telah mengusulkan perbaikan kerusakan dua jembatan itu kepada pihak terkait.
“Kami juga telah mengusulkan ke DPUTR dan DPRD untuk perbaikan jembatan ini dan berharap jembatan tersebut dapat segera diperbaiki sehingga akses transportasi masyarakat kembali normal,” ucapnya.
Baca Juga :
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
- 19 Sapi dan 9 Kambing Siap Dikurbankan di Masjid Agung Nurul Falah Paser
- Air Macet dan Keruh Jadi Sorotan, DPRD Paser Desak Perumdam Tirta Kandilo Rombak Kinerja Layanan!
- Wephouria Fest 2026 Jadi Panggung 27 Band Lokal, Gaungkan Semangat Anti Narkoba di Paser
Seperti diketahui juga, di awal tahun 2020, tepatnya pada bulan Januari, jembatan yang menghubungkan lima desa di Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser dikabarkan ambruk.
Kondisi curah hujan yang tinggi diduga membuat tanah yang menahan jembatan yang menyambungkan akses di Desa Mendik tersebut bergeser sehingga kayu penopang jembatan tersebut tidak kuat menahan badan jembatan. (red)






