
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Kerusakan dua buah jembatan di Desa Brewe Kecamatan Long Ikis Kabupaten Paser mengancam akses transportasi dan perekonomian masyarakat sekitar.
Pasalnya kedua jembatan yang mengalami kerusakan itu merupakan jalan penghubung tiga desa yakni Desa Brewe menuju Desa Sawit Jaya dan Desa Lombok.
Kepala Desa Brewe Hayati mengatakan kerusakan jembatan yang terjadi selama satu bulan lalu ini karena hanya menggunakan penahan dari batang kayu.
Hayati menambahkan terdapat dua titik jembatan di desanya yang memiliki kondisi rusak parah sehingga diperlukan secepatnya.
“Jembatan yang rusak ini hanya merupakan susunan batang kayu yang ditimbun tanah,”
Kepala Desa Brewe Hayati, Senin (12/10/2020)
Dia juga mengungkapkan, bahwa Pemerintah Desa Brewe telah mengusulkan perbaikan kerusakan dua jembatan itu kepada pihak terkait.
“Kami juga telah mengusulkan ke DPUTR dan DPRD untuk perbaikan jembatan ini dan berharap jembatan tersebut dapat segera diperbaiki sehingga akses transportasi masyarakat kembali normal,” ucapnya.
Baca Juga :
- Asap Karhutla Mulai Ganggu Warga, IMM Paser Turun Bagikan Masker
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
Seperti diketahui juga, di awal tahun 2020, tepatnya pada bulan Januari, jembatan yang menghubungkan lima desa di Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser dikabarkan ambruk.
Kondisi curah hujan yang tinggi diduga membuat tanah yang menahan jembatan yang menyambungkan akses di Desa Mendik tersebut bergeser sehingga kayu penopang jembatan tersebut tidak kuat menahan badan jembatan. (red)






