
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Wakil Bupati Syarifah Masitah Assegaf menjalin silaturahim bersama Forkopimda dan Forum-Forum kemitraan masyarakat di Kabupaten Paser.
Pertemuan yang dikemas dalam diskusi ringan membahas terkait isu yang terjadi di daerah dan menjadi atensi masyarakat Kabupaten Paser berlangsung di Pendopo Kabupaten Paser, Senin (5/4/2021) pagi.
Hadir dalam diskusi, Dandim 0904/TNG Letkol Czi Widya Wijanarko, Kapolres Paser AKBP Eko Susanto, Wakil Ketua DPRD Paser Abdullah dan Kajari Paser Mochamad Judhy Ismono serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kemudian dari Forum mitra Pemerintah Kabupaten Paser diantaranya Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Abu Bakar, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Zulkifli, dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Abdullah.
Diskusi itupun membahas tiga isu penting diantaranya persoalan sengketa tanah, anggaran pembentukan dan operasional di 3 organisasi tersebut.
Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah mengatakan, pihaknya sangat mengharapkan masukan-masukan, saran-saran dari tokoh-tokoh masyarakat dan agama sehingga dapat menjalankan roda Pemerintahan kedepan menjadi lebih baik.
“Kami ingin ketika nantinya menjalankan tugas-tugas pemerintahan tidak menyalahi koridor, dan melanggar tatanan masyarakat maupun agama,”
Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah
Wabup juga meminta kepada jajarannya agar secara rutin memfasilitasi pertemuan seperti sebagai langkah cepat antisipasi setiap permasalahan dilapangan.
“Agenda seperti ini harus rutin dilaksanakan setiap bulannya. Jangan sampai ada masalah, baru kita pertemuan. Apalagi FKUB, FKDM, FPK ini memiliki peran vital yang bisa memberikan masukan secara cepat, secara dini,” ucapnya.
Terkait permasalahan rumah ibadah umat Hindu di Paser, Dia meminta instansi terkait dapat mencari solusi bersama serta segera mengambil langkah-langkah penyelesaian.
Baca Juga :
- Asap Karhutla Mulai Ganggu Warga, IMM Paser Turun Bagikan Masker
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
“Setelah mengetahui kondisi di lapangan, kita akan berkoordinasi dengan seluruh pihak seperti Kejaksaan, Polres, Kodim, untuk mengambil langkah hukum agar permasalahan dapat diselesaikan,” kata Masitah.
Wabup juga menginginkan agar kedepan forum-forum tersebut dapat terus eksis menjaga kerukunan antar umat beragama di masyarakat. Tentunya Pemkab akan berupaya mendukung dengan menyediakan alokasi dana operasional.
“Karena saat ini masih dalam situasi Pandemi Covid-19, banyak dana kita untuk Covid-19, tapi paling tidak bisa diakomodir seberpaa kemampuan keuangan daerah, agar forum tidak mati suri,” tuturnya. (adv)






