
MNEWSKALTIM.COM, LONG IKIS – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Paser menggelar kegiatan pemulihan pasca banjir berupa pengasapan atau fogging di wilayah terdampak di Kecamatan Long Ikis, Ahad (17/10/2021).
Pengasapan dilakukan Gang Bugis Kelurahan Long Ikis Kecamatan Long Ikis dengan menyasar rumah-rumah warga, sekolah dan tempat ibadah.
Koordinator Pos Pelayanan Muhammadiyah Paser, Puding mengatakan salah satu dampak akibat genangan air pasca banjir adalah potensi penyakit yang berasal dari jentik nyamuk.
“Banyaknya genangan air yang di tinggalkan pasca banjir sangat berpotensi untuk menjadi tempat nyamuk berkembang biak,”
Koordinator Pos Pelayanan Muhammadiyah Paser, Puding
Relawan MDMC Paser, lanjutnya, dalam pelaksanaan foging dibantu IPM SMK Muhammadiyah Long Ikis dan relawan lokal.
Berdasarkan data MDMC Paser, adapun penerima manfaat dari pengasapan ini 85 kepala keluarga, 1 Sekolah Dasar, 1 Taman Kanak-kanak dan 1 Musala.
“Senoga hal ini bermanfaat untuk meminimalisir penyakit yang di timbulkan pasca banjir khususnya demam berdarah,” kata Puding.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Seperti diketahui, bencana banjir melanda Kabupaten Paser, Kalimantan Timur akibat curah hujan dengan intensitas tinggi pada awal Oktober 2021.
Hujan menyebabkan Sungai Kandilo dan Sungai Sakerau meluap dan tidak mampu menahan debit air, sehingga menyebabkan banjir di wilayah Kabupaten Paser, salah satunya Kecamatan Long Ikis.(rd)






