
MNEWSKALTIM.COM, LONG IKIS – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Paser menggelar kegiatan pemulihan pasca banjir berupa pengasapan atau fogging di wilayah terdampak di Kecamatan Long Ikis, Ahad (17/10/2021).
Pengasapan dilakukan Gang Bugis Kelurahan Long Ikis Kecamatan Long Ikis dengan menyasar rumah-rumah warga, sekolah dan tempat ibadah.
Koordinator Pos Pelayanan Muhammadiyah Paser, Puding mengatakan salah satu dampak akibat genangan air pasca banjir adalah potensi penyakit yang berasal dari jentik nyamuk.
“Banyaknya genangan air yang di tinggalkan pasca banjir sangat berpotensi untuk menjadi tempat nyamuk berkembang biak,”
Koordinator Pos Pelayanan Muhammadiyah Paser, Puding
Relawan MDMC Paser, lanjutnya, dalam pelaksanaan foging dibantu IPM SMK Muhammadiyah Long Ikis dan relawan lokal.
Berdasarkan data MDMC Paser, adapun penerima manfaat dari pengasapan ini 85 kepala keluarga, 1 Sekolah Dasar, 1 Taman Kanak-kanak dan 1 Musala.
“Senoga hal ini bermanfaat untuk meminimalisir penyakit yang di timbulkan pasca banjir khususnya demam berdarah,” kata Puding.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Seperti diketahui, bencana banjir melanda Kabupaten Paser, Kalimantan Timur akibat curah hujan dengan intensitas tinggi pada awal Oktober 2021.
Hujan menyebabkan Sungai Kandilo dan Sungai Sakerau meluap dan tidak mampu menahan debit air, sehingga menyebabkan banjir di wilayah Kabupaten Paser, salah satunya Kecamatan Long Ikis.(rd)






