
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Sebanyak 28 Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Muhammadiyah Tanah Grogot menutup kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan menggelar “KKN Berbagi”, Sabtu (6/11/2021).
Ketua Panitia Program KKN, Agus Trikoriantono mengatakan gagasan tema KKN tahun ini yakni “KKN Tematik Berbasis Kreativitas dan Inovasi Mandiri”.
Kegiatan KKN ini, sambung Agus, diselenggarakan selama 45 hari mulai dari 20 September 2021 sampai 6 November 2021.
“Alhamdulillah seluruh program kerja KKN telah berjalan dengan baik,”
Ketua Panitia Program KKN, Agus Trikoriantono
Menurut Agus, pelaksanaan KKN 2021 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Seluruh kegiatan difokuskan di Kampus STIPER Muhammadiyah Tanah Grogot Jalan DI Panjaitan, Desa Tapis.
“Biasanya mahasiswa KKN disebar ke desa-desa di wilayah Kabupaten Paser,” jelasnya.
Rangkaian program kerja yang dilakukan mahasiswa KKN STIPER, lanjutnya, diisi berbagai kegiatan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
Adapun kegiatan itu antara lain membuat demplot tanaman dengan menggunakan variasi media tanaman. Lalu budidaya madu kelulut, hidroponik serta pengembangan budidaya ikan air tawar dengan media kolam terpal.
“Program kerja mahasiswa hari ini ditutup kegiatan KKN Berbagi dengan membagikan 500 paket kebutuhan masyarakat,” terangnya.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Salah satu Ketua Kelompok Mahasiswa KKN, Amrul Kaima mengatakan, bantuan yang dibagikan kepada masyarakat tersebut berisi aneka sayuran, telur, tempe, mie instan, bibit tanaman buah, bunga dan obat.
“Pembagian bantuan dilakukan di Komplek Masjid Syuhada Tanah Grogot dan mendapatkan respon positif dari masyarakat,” ungkapnya.
Amrul menambahkan, walaupun dalam kondisi pademi Covid-19, mahasiswa KKN STIPER Muhammadiyah memiliki semangat tinggi mengabdikan diri kepada masyarakat.
Dia menyebut seluruh kegiatan juga selalu dilakukan dengan mengedepankan dan protokol kesehatan atau prokes Covid-19.
Sementara salah satu masyarakat yang turut hadir dalam kegiatan KKN Berbagi Kaff Qurrotaayun sangat bersyukur dan berterimakasih dengan adanya kegiatan dari mahasiswa dan civitas akademi STIPER Muhammadiyah Tanah Grogot.
“Mudah-mudahan mahasiswa KKN ini segera lulus, diberi kelancaran dalam perkuliahannya serta semakin bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata Kaff Qurrotaayun. (*/rih)






