
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Tingkat keterisian kamar tidur pasien Covid-19 atau BED occupancy rate (BOR) di Rumah Sakit Panglima Sebaya, Kabupaten Paser, telah mencapai 65 persen.
“BOR RS P Sebaya untuk pasien Covid-19 hingga 24 Februari 2022 mencapai 65%. Idealnya dianggap aman dibawah 50%
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Paser, I Dewa Made Sudarsana
Menurut Dewa, meningkatnya seiring dengan banyaknya masyarakat yang terpapar Covid-19 dengan gejala berat.
Berdasarkan data harian Covid-19, Minggu (27/2/2022) terjadi penambahan 62 kasus terkonfirmasi positif virus Corona. Sehingga total pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi atau karantina mencapai 590 orang.
“Kemungkinan masih banyak lagi karena dari laporan tenaga kesehatan, mereka yang kontak tidak mau di swab,” terangnya.
Dewa mengingatkan agar masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19, seperti menghindari kerumunan, memakai masker sesuai SOP dan membatasi aktivitas keluar rumah atau daerah.
“Mari bersama-sama untuk mencegah meningkatnya dan meluasnya kasus Covid-19 di daerah kita,” ujarnya.
Baca Juga :
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
- 19 Sapi dan 9 Kambing Siap Dikurbankan di Masjid Agung Nurul Falah Paser
- Air Macet dan Keruh Jadi Sorotan, DPRD Paser Desak Perumdam Tirta Kandilo Rombak Kinerja Layanan!
- Wephouria Fest 2026 Jadi Panggung 27 Band Lokal, Gaungkan Semangat Anti Narkoba di Paser
Selain itu, Dia mengimbau untuk mengikuti vaksinasi dan apabila merasa memiliki gejala klinis serupa Covid-19 untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
“Bila ada gejala batuk pilek segera lakukan swab, dan ketika hasilnya reaktif bisa mengikuti arahan tenaga kesehatan,” ucapnya.
Ketika masyarakat mengikuti seluruh arahan dan prosedur, Dewa menargetkan kasus positif Covid-19 di Paser akan melandai pada pertengahan Maret 2022. (rh)






