
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Ribuan jiwa warga yang tersebar di dua desa dan satu kelurahan di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser terdampak bencana banjir, Jumat, (22/4/2022).
Sebelumnya Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan Peringatan Dini hujan lebat dan angin kencang terjadi pada Kamis (21/4/2022) pada pukul 22.10 Wita dan berlangsung hingga Jumat, (22/4/2022) pukul 08.00 Wita.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser melalui anggota Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Paser, Hendrik mengatakan ketinggian air di beberapa titik bervariasi.
“Kedalaman air ± 30 – 70 cm. Menurut keterangan beberapa Kepala desa dan RT, ketinggian air mulai naik pukul 04.00 Wita,”
Anggota Pusdalops BPBD Paser, Hendrik
Dia menyebut, curah hujan tinggi mengakibatkan paret dan sungai-sungai kecil tidak mampu menampung debit air di tambah kondisi air laut yang sedang pasang.
“Penyebab lainnya karena kurangnya daerah resapan dan drainase yang kecil tidak mampu menampung tingginya debit air,” jelasnya.
Adapun wilayah yang terdampak banjir, yakni
Kelurahan Tanah Grogot yang berlokasi Jl. Pangeran Menteri – Jl. St Ibrahim Khailuddin – Jl. RA Kartini.
Genangan banjir meliputi 4 Rukun Tetangga (RT) diantaranya RT 03 RW 04 dengan 1071 jiwa, RT 11 RW 04 ada 180 jiwa, RT 13 RW 04 terdapat 32 jiwa, dan RT 09 RW 03 sebanyak 82 jiwa.
Kemudian di Desa Senaken, banjir merendam 10 RT, yaitu RT 01 dengan 65 jiwa, RT 02 ada 403 jiwa, RT 03 sebanyak 25 jiwa, RT 04 ada 523 jiwa, RT 05 terdapat 470 jiwa.
Baca Juga :
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
- 19 Sapi dan 9 Kambing Siap Dikurbankan di Masjid Agung Nurul Falah Paser
- Air Macet dan Keruh Jadi Sorotan, DPRD Paser Desak Perumdam Tirta Kandilo Rombak Kinerja Layanan!
- Wephouria Fest 2026 Jadi Panggung 27 Band Lokal, Gaungkan Semangat Anti Narkoba di Paser
Lalu di RT 06 ada 55 jiwa, RT 09 sebanyak 580 jiwa, RT 10 dengan 120 Jiwa, RT 11 ada 130 jiwa dan RT 14 terdapat 57 jiwa.
Sedangkan di Desa Jone, meliputi RT 01 terdapat 6 KK, RT 02 sebanyak 46 KK, RT 04 ada 148 KK, RT 07 dengan 56 KK, RT 10 sebanyak 30 KK, RT 12 terdapat 2 KK, dan RT 15 dengan 35 KK.
Selain rumah penduduk, banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum seperti perkantoran, sekolah, tempat ibadah, dan kesehatan.
“Tim gabungan membantu warga menyelamatkan barang-barang berharga menggunakan perahu fiber dan perahu karet, dibantu warga sekitar,” kata Hendrik.
Dari pantauan MNEWSKALTIM.COM, banjir serupa juga merendam rumah warga di Jalan Ahmad Yani (Paya Rupiah), Jalan Untung Suropati, Jalan Anden Oko dan Jalan Syamsul Bahri sehingga akses menuju okasi tersebut sempat ditutup sementara. (rh)







