
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Warga yang berada di 11 desa di Kabupaten Paser belum dapat menikmati akses listrik dari Perusahaan Listrik Negara atau PLN.
“Pada tahun 2022 ini masih ada 11 desa dari 5 kecamatan yang belum teraliri listrik PLN,”
Kabag Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah (Setda) Paser, Usma
Dari kesebelas desa tersebut, terdapat 2.601 Kepala Keluarga (KK) diantaranya di Kecamatan Batu Sopang sebanyak 101 KK yang berada di Desa Rantau Buta dan Rantau Layung.
Lalu Kecamatan Tanjung Harapan ada 1.557 KK yang tersebar di Desa Keladen, Labuan Kallo, Selengot, Random, dan Senipah. Kecamatan Kuaro sebanyak 435 KK di Desa Harapan Baru.
Selanjutnya Desa Kepala Telake di Kecamatan Long Kali terdapat 70 KK dan Kecamatan Muara Samu sebanyak 438 KK di Desa Luan dan Muara Andeh.
Menurut Usma, Desa Muara Andeh pada tahun ini sedang tahap proses pemasangan jaringan listrik oleh PLN dan ditargetkan juga tuntas pada tahun yang sama.
“Informasinya pendistribusian bahan material sedang dilakukan. Pemasangan jaringan ini menggunakan anggarannya dari PLN,” jelasnya.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Ditambahkannya, PLN juga telah meminta kepala daerah turut serta membantu dalam pembangunan jaringan, sehingga dapat mempercepat proses penerangan daerah tersebut.
Salah satunya perbaikan infrastruktur jalan yang akan dilewati komponen-komponen pemasangan jaringan. Usma mengatakan Bupati Paser juga telah menyanggupi untuk membantu apabila terdapat jalan dan jembatan yang tidak bisa dilalui.
“Ditargetkan pada 2024, permasalahan kelistrikan di Paser sesuai roadmap bisa selesai,” pungkasnya. (rh)






