
MNEWSKALTIM.COM, PASER : Sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Paser menggelar syukuran dan pisah kenang siswa dan siswi di gedung Awa Mangkaruku Tanah Grogot, Kamis (26/05/2022).
Dalam syukuran yang mengangkat tema “Menggapai Asa Meraih MasanDepan Gemilang Menuju Madrasah Mandiri Berprestasi” itu turut dihadiri ooang tua murid kelas IX.
Salah satunya Doni Handriansyah, pada kesempatan itu mendapat kesempatan memberikan sambutan mewakili orang tua siswa kelas IX.
Doni yang sehari-hari bertugas sebagai Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanah Grogot itu mengungkapkan kebahagiaannya dan kebanggaannya telah menitipkan anaknya untuk menuntut ilmu di MTs N 1 Paser.
“Alhamdulillah pilihan saya tidak salah menitipkan anak saya melanjutkan pendidikan dari MTsN 24 jakarta ke MTsN 1 Paser,”
Doni Handriansyah
Menurut Doni, di tengah pandemi covid 19 siswa dan siswi MTsN 1 Paser mampu mencetak prestasi dan bersaing dengan siswa/siswi yang ada di kabupaten dan kota lainnya.
“Semua berkat guru MTsN 1 Paser yang dengan kasih sayang, sabar, ikhlas membimbing dan mendidik,” ucapnya.
Baca Juga :
- Asap Karhutla Mulai Ganggu Warga, IMM Paser Turun Bagikan Masker
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
Doni berharap, dengan pendidikan dan pembelajaran selama di MTs N1 Paser, para siswa tidak hanya menjadi pribadi yang berprestasi di bidang akademik tetapi menjadi pribadi pribadi yang berakhlak.
“Sehingga anak anak kami mempunyai bekal dan kelak bermanfaat bagi agama nya bangsanya, negara nya keluarganya dan lingkungannya dimana pun berada,” tuturnya.
Doni yang juga orang tua dari Talita Ananta Syahputri, mewakili seluruh orang tua siswa MTsN 1 Paser juga menyampaikan permohonan maaf dan terimakasih atas pendidikan terbaiknya yang telah diberikan kepada anaknya dan siswa lainnya.
“Atas nama pribadi serta wali murid siswa siswi kelas IX, kami mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada bapak ibu guru yang
telah mendidik membimbing anak anak kami, dan kami juga memohon maaf apabila kami orang tua dan siswa siswi ada tutur kata dan prilaku yang tidak berkenan,” tutup Doni. (*)






