
MNEWSKALTIM.COM, JAKARTA – Dewan Pers, Acara dialog dengan berbagai lembaga terkait mekanisme respons pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap wartawan dalam konteks pemilu.
Acara yang digawangi Dewan Pers dan unesco dihadiri berbagai lembaga diantaranya, 3 Matra TNI AD, AL, AU, dan Polri, juga konstituen Dewan Pers dan undangan lainnya.
Baca Juga :
- Asap Karhutla Mulai Ganggu Warga, IMM Paser Turun Bagikan Masker
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, mengatakan bahwa kami sebagai dewan pers ingin ada ketegasan terkait respon terhadap kekerasan yang terjadi terhadap wartawan dalam pemilu ini.
Ninik menegaskan bahwa informasi dari medsos bukanlah berita, karena kalo berita harus ada link terkait kepada penanggungjawabnya dari media yang bersangkutan.
Hal itu disampaikan saat sambutannya ketika membuka acara dialog antar lembaga terkait pemilu, di hotel berbintang JL. Hayam Wuruk Jakarta Barat. (18/12/2023).
Ninik juga meminta agar terjalin
komunikasi yang terbuka, jangan baperan kalo ditanya dari media mana, tegas Ninik. sudah terverifikasi dewan pers atau belum.
“Hal ini penting untuk mengindentifikasi media abal-abal atau bukan,” kata Ninik. (*)






