Beranda / MNews Paser / Formak Paser Ingatkan Pentingnya Integrasi Pencegahan dan Penindakan Korupsi

Formak Paser Ingatkan Pentingnya Integrasi Pencegahan dan Penindakan Korupsi

MNEWSKALTIM.COM, PASER – Ketua Forum Masyarakat Anti Korupsi Paser, H. Maskur, menegaskan pentingnya integrasi antara pencegahan dan penindakan korupsi dalam upaya pemberantasan korupsi di Kabupaten Paser, melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan sambutannya pada acara kegiatan anti-korupsi yang diselenggarakan di Kabupaten Paser, di gedung aula Kementrian Agama Kabupaten Paser, Jalan Sultan Ibrahim Khaliluddin, Rabu, (26/2) malam.

Ketua Forum Masyarakat Anti-Korupsi (Formak) Paser, H. Maskur, menjelaskan bahwa pemberantasan korupsi harus melibatkan dua aspek utama, yakni pencegahan dan penindakan. Menurutnya, penindakan setelah terjadinya tindak pidana korupsi tidak cukup, karena upaya pemberantasan korupsi akan sia-sia tanpa adanya pencegahan yang dimulai dari setiap individu.

“Pencegahan terhadap korupsi harus dimulai dari dalam diri setiap warga negara Indonesia. Tanpa adanya kesadaran dari dalam diri kita, upaya pemberantasan korupsi hanya akan menjadi langkah yang percuma,” ujar.

Kegiatan ini, lanjut Maskur, adalah salah satu bentuk keseriusan masyarakat Kabupaten Paser dalam upaya pencegahan korupsi, khususnya di daerah yang mereka cintai. Ia berharap, melalui acara ini, masyarakat Paser dapat semakin menyadari pentingnya mengubah perilaku dalam kehidupan sehari-hari untuk tidak membiarkan korupsi terjadi, baik dalam skala kecil maupun besar.

Maskur juga menekankan bahwa gerakan ini bukan hanya berasal dari pemerintah atau lembaga tertentu, melainkan merupakan sebuah inisiatif dari masyarakat. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, ia berharap kegiatan ini akan menjadi motor penggerak dalam upaya pemberantasan korupsi di Kabupaten Paser.

“Perilaku yang membiarkan korupsi terjadi tanpa melakukan tindakan apa pun adalah salah satu hal yang merugikan bangsa ini. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi perubahan perilaku, dimulai dari diri kita sendiri,” tambahnya.

Dengan semangat kebersamaan dan integrasi pencegahan serta penindakan, diharapkan Kabupaten Paser dapat menjadi contoh dalam pemberantasan korupsi yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Kedepannya, Formak Paser akan mengundang langsung narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi bertajuk seminar anti korupsi.

“Rencananya pertengahan tahun kita hadirkan narasumber dari KPK,” pungkasnya.

Perlu diketahui kegiatan diskusi publik yang menghadirkan pembicara dari tindak pidana korupsi (Tipikor) Polres Paser, dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Paser.

Kejaksaan Negeri Paser melalu Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Paser Hendi Sinatrya Imran SH mengatakan pentingnya pendidikan hukum bagi masyarakat agar lebih paham tentang dampak buruk korupsi, baik secara sosial maupun ekonomi.

“”Pencegahan adalah langkah utama untuk menghindari praktik korupsi. Dengan meningkatkan pemahaman masyarakat, kita berharap bisa menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan transparan,” kata Hendi. (um)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *