Beranda / MNews Paser / Paser Genjot Pertanian: 5.000 Hektar Digarap, KTNA Dapat Perhatian Khusus

Paser Genjot Pertanian: 5.000 Hektar Digarap, KTNA Dapat Perhatian Khusus

MNEWSKALTIM.COM, PASER — Pemerintah Kabupaten Paser terus tancap gas dalam memajukan sektor pertanian. Tak hanya menggulirkan berbagai program unggulan, tetapi juga memberikan perhatian serius pada kelompok petani dan nelayan melalui fasilitasi aktif terhadap Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA).

Atas dedikasi dan komitmen ini, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Paser, Erwan Wahyudi, dianugerahi penghargaan Kehormatan Abdi Bakti Tani Nelayan KTNA.

“Komunikasi dan koordinasi intensif terus kami lakukan bersama petani dan nelayan. Program-program yang kami dorong juga menyesuaikan dengan kebutuhan lapangan,” ujar Erwan, Senin (23/6/2025).

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah Program Pengembangan Padi Rawa. Dimulai sejak 2023, program ini difokuskan pada peningkatan stok beras lokal dan kini telah menjangkau 5.000 hektar lahan, mencakup 207 kelompok tani di seluruh Paser. Pemerintah memberikan bantuan berupa benih, pupuk asam humat, kapur pertanian, pupuk granul, hingga pupuk organik cair.

Tak hanya itu, ada pula Program “Paser Berbuah” yang digagas untuk memperluas hasil hortikultura dan meningkatkan diversifikasi pangan.

Untuk memperkuat ketahanan pangan, Pemkab Paser juga membentuk 16 Brigade Pangan yang digerakkan melalui kegiatan OPLAH (Optimasi Lahan) dengan target 3.150 hektar lahan sawah yang diolah secara efisien dan produktif.

Dalam bidang infrastruktur, pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT), irigasi, bantuan alat mesin pertanian (Alsintan), hingga peningkatan fasilitas penyuluhan juga gencar dilakukan.

“Semua langkah ini tidak akan efektif tanpa mendengar aspirasi petani langsung. Itulah mengapa komunikasi dan kolaborasi jadi kunci,” imbuh Erwan.

Selain mendukung secara teknis, Dinas juga aktif dalam memfasilitasi kegiatan KTNA. Di antaranya: Farm Field Day, Rembug KTNA, hingga bimbingan teknis dan pendampingan lapangan.

Tak ketinggalan, Pemkab Paser turut memberangkatkan perwakilan petani ke ajang nasional. Pada 2022, sebanyak 34 orang ikut Pra-Penas di Sulawesi, 52 orang diberangkatkan ke Penas 2023 di Sumatera Barat, dan tahun ini, 275 orang mengikuti Pekan Daerah (Peda) KTNA di Kutai Barat.
“Harapan kami, petani dan nelayan di Paser bisa terus tumbuh, mandiri, dan sejahtera. Menuju ketahanan pangan yang benar-benar berdikari,” pungkas Erwan. (rh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *