
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser menargetkan laboratorium lingkungan yang berada di Desa Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Grogot dapat segera difungsikan.
“Semoga dalam waktu dekat UPTDnya bisa diresmikan dan ada pejabat pimpinannya yang dilantik,”
Kepala DLH Paser Achmad Safari
DLH Paser, sambungnya, saat ini juga tengah mempersiapkan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi menuju akreditasi laboratorium lingkungan agar dapat segera beroperasi.
Persyaratan yang dimaksud, antara lain kelengkapan peralatan, pendirian lembaga, menunjuk pengelola laboratorium serta telah melakukan pengujian dalam kurun waktu tertentu secara rutin.
“Setelah semua terpenuhi, maka akan diajukan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Mudah-mudahan bisa segera beroperasi,” ucapnya.
Safari mengatakan, laboratorium yang dibangun pada 2015 melalui dana bantuan keuangan Provinsi Kaltim ini memiliki potensi untuk mempercepat proses pengujian dan meningkatkan kevalidan data.
“Terlebih bila ada permasalahan kerusakan atau pencemaran lingkungan yang dihadapi Pemkab Paser maka bisa diproses lebih cepat,” katanya.
Baca Juga :
- DPR RI Sahkan RUU PPRT Jadi Undang-Undang, Penantian 22 Tahun Berakhir
- Perbaikan Infrastruktur Jalan di Paser Ditargetkan Tuntas Bertahap
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
Menurutnya, selama ini kendala yang dimiliki DLH Paser untuk pengujian sampel harus mengirimkan ke laboratorium terakreditasi di berada luar daerah seperti Samarinda atau Batu Licin.
“Tentunya proses pengantaran ini akan memakan waktu yang lama. Dan bila tidak dikemas dengan baik, sampel yang dikirimpun bisa menurun kualitasnya,” jelasnya.
Sebelumnya, dalam pelantikan pejabat pimpinan pratama oleh Bupati Paser dr Fahmi Fadli, Jum’at (14/01/2022) meminta Kepala DLH yang dilantik untuk segera mengoperasikan laboratorium lingkungan
“Manfaatkan fasilitas laboratorium ini untuk kepentingan mencegah pencemaran lingkungan terutama air sebagai akibat dari kerusakkan lingkungan,” kata Fahmi. (rh)






