
MEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Setelah sehari sebelumnya kebakaran terjadi di Kelurahan Tanah Grogot, kembali, Kamis (20/1/2022) sebuah rumah kos hangus di lahap si jago merah.
Kali ini kebakaran terjadi dirumah kos milik Noval yang berada dalam salah satu pemukiman padat penduduk di Jalan Sultan Ibrahim Chaliluddin.
Noval mengatakan peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 06.50 WITA yang diduga berasal dari bagian belakang bangunan kos-kosan yang memiliki 29 pintu.
“Setelah mandi pagi, ada terlihat kebakaran di belakang dan langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran,”
Pemilik Kos Noval
Menurutnya, insiden kebakaran bukan hanya terjadi pagi hari saja. Dia mengatakan pada malam hari, Rabu (19/1/2022) pukul 22.00 WITA sempat ditemukan tiga titik api di kos tersebut.
Kejadian pertama, lanjutnya, diketahui di salah satu kamar kos, kedua di pintu kamar kos di lantai dua dan area jemuran pakaian yang berada di dekat dapur.
“Tapi karena sempat ketahuan apinya, jadi bisa segera dipadamkan,” terangnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Paser, M Lukman Dharma mengatakan dugaan sementara sumber api muncul pertama kali dari lantai dua kos-kosan.
“Namun penyebabnya masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang,” ucapnya.
Baca Juga :
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
- Rutan Tanah Grogot Gelar Razia Blok Hunian Bersama TNI-Polri, Target Utama Bersih
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
Lukman menambahkan, pihaknya menerima informasi kebakaran pukul 06.50 WITA sehingga langsung menuju lokasi untuk memadamkan api.
“Bersama BPBD, Kideco, Manggala Agni, TNI/Polri, Relawan dan warga sekitar sehingga api berhasil di padamkan sekitar 25 menit kemudian,” terangnya.
Insiden kebakaran yang menghanguskan rumah kos, dan juga melahap sebuah bangunan kontrakan dan depo air isi ulang diduga sementara kerugiannya ditaksir mencapai Rp 500 juta.
“Dugaan lain atas peristiwa kebakaran masih dalam proses peyelidikan oleh pihak kepolisian,” kata Lukman. (rh)






