
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Ratusan siswa TK Negeri Tanah Grogot melakukan pembelajaran di luar kelas ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Paser, Jum’at (20/5/2022) pagi.
Tampak raut keceriaan dan antusias siswa yang hadir didampingi guru dan orang tua siswa saat melihat dari dekat mobil Damkar dan diperkenalkan seragam serta alat-alat digunakan petugas.
Bahkan siswa TK mendapatkan kesempatan mencoba langsung simulasi memadamkan api dengan menyemprotkan air menggunakan peralatan yang biasa digunakan petugas.
Kepala TK Negeri Tanah Grogot, Sulastri mengatakan pembelajaran ini merupakan bagian dari pengenalan siswa dengan tema air, udara dan api.
“Kunjungan ini untuk mengenalkan kepada anak-anak tentang fungsi air, udara, dan api dalam kehidupan sehari-hari,”
Kepala TK Negeri Tanah Grogot, Sulastri
Kegiatan ini, lanjutnya, mengajak anak-anak melihat langsung tugas petugas pemadam kebakaran dan peralatan dalam memadamkan api dengan air.
“Kami berharap para siswa mengerti tentang bahaya dan manfaat dari air, udara, dan api,” ujarnya.
Ditambahkan, melalui kegiatan rutin seperti ini anak anak tidak hanya mendapat materi pembelajaran di sekolah tetapi juga bisa mempraktikan secara langsung apa yang telah mereka pelajari.
“Tentunya ini sesuai dengan enam bidang perkembangan anak usia dini,” kata Sulastri.
Baca Juga :
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
- Rutan Tanah Grogot Gelar Razia Blok Hunian Bersama TNI-Polri, Target Utama Bersih
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
Sementara, Kepala Damkar Paser M. Lukman Dharma yang menyambut hangat kehadiran siswa menyampaikan edukasi tentang bahaya kebakaran dan cara mengatasinya.
Lukman juga berharap melalui pembelajaran itu para siswa bisa memahami tentang penggunaan unsur api dan air yang tak pernah lepas dari kehidupan manusia.
“Semoga pembelajaran ini bisa bermanfaat bagi guru, anak-anak keluarga dan orang-orang terdekat,” kata Lukman. (sas/rh)






