
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Paser kembali melakukan tes urin kepada sejumlah pegawai di dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (6/6/2022).
Kedua OPD yang menjalani tes urine mendadak yang dipimpin Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah yakni Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Paser.
Baca Juga :
- Asap Karhutla Mulai Ganggu Warga, IMM Paser Turun Bagikan Masker
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
Wabup yang juga Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Paser mengatakan kegiatan ini merupakan lanjutan dari tes urine yang sebelumnya sudah di laksanakan pada lima OPD.
Didampingi Kasat narkoba Polres Paser Akp Yulianto Eka Wibawa dan Eksekusi dan Ekseminasi Kejaksaan Negeri Paser Andri Budianto, sidak di kedua OPD, sedikitnya ada total 107 pegawai yang mengikuti tes urine.
“Sebanyak 84 orang ASN dan PTT di tes urine pada Satpol PP dan sebanyak 23 Orang ASN dari Badan Kesbangpol Paser,”
Wabup Paser, Syarifah Masitah Assegaf
Dari tes urine yang menyasar pegawai berjenis kelamin laki-laki ini, ditemukan satu orang terindikasi positif pada Badan Kesbangpol Paser.
“Dari 23 orang yang diperiksa, ada 1 pegawai Kesbangpol yang terindikasi positif,” ucap Masitah.
Dijelaskan, total ada tujuh OPD yang telah menjalani tes urine dan ada tiga pegawai yang dinyatakan positif dari hasil tes tersebut.
“Hingga kini masih menunggu hasil laporan tim mengenai ketiga pegawai yang terindikasi positif, apakah yang bersangkutan mengkonsumsi obat-obatan amfetamin atau narkotika,” jelasnya. (rh)






