
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Kepolisian Resor (Polres) Paser mencanangan Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser sebagai Kampung Tangguh Anti Narkoba (narkotika dan obat-obatan terlarang).
Pencanangan kampung tangguh ini dilakukan di Halaman Kantor Desa Tepian Batang, Selasa (7/6/2022) yang diawali pembacaan deklarasi anti narkoba, pemukulan gong oleh Kapolres Paser AKBP Kade Budiyarta serta peninjauan posko kampung tangguh.
Hadir dalam penanganan itu Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf, Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi, Kajari Paser Rajendra D. Wiritanaya, Kasdim 0904 Paser, Mayor Czi Edi Purwanto, dan Camat Tanah Grogot M Guntur.
Kade Budiyarta mengatakan pembentukan kampung tangguh ini sebagai upaya nyata Polres Paser dalam mencegah, memberantas dan menanggulangi penyalahgunaan narkoba di masyarakat.
“Melalui kampung tangguh ini penindakan lebih ditekankan pada tindakan pencegahan dan diiharapkan masyarakat bisa terhindar dari bahaya narkoba,”
Kapolres Paser, AKBP Kade Budiyarta
Dijelaskan Budi, kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Paser sangat meresahkan. Narkoba diketahui tidak hanya menyasar orang tua dan remaja, tetapi juga sudah sampai ke anak-anak.
Berdasarkan data kepolisian, lanjutnya, sepanjang Januari hingga Juni 2022, Polres Paser berhasil mengungkap 27 kasus kejahatan narkotika dan meringkus 43 tersangka.
Dari ke 27 kasus itu, Polisi mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 38,1 gram, obat keras golongan G dari jenis Yorindo sebanyak 13.157 butir.
Dia juga meminta dukungan dan peran serta seluruh pihak seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, serta orang tua untuk mencegah peredaran sekaligus melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.
“Dengan tingginya kasus narkoba di Paser, maka ini menjadi tugas kita bersama untuk meminimalisir penyalahgunaan barang terlarang itu,” kata Budi.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Sementara, Wabup Paser yang juga Ketua BNK Paser menyampaikan program Kampung tangguh sejalan dengan program BNK dan BNN melalui Desa Bersinar.
Menurut Wabup, dengan adanya Kampung Tangguh ini tangguh, desa-desa akan memiliki daya cegah dan tangkal dalam menghadapi hal-hal penyalahgunaan narkoba di masyarakat.
Wabup menambahkan, Pemkab Paser juga berkomitmen menyatakan perang terhadap narkoba secara masif diawali dengan mengelar tes urine bagi pegawai. Hal itu untuk memastikan penyelenggara negara bersih dan bebas narkoba.
“Kami terus melakukan perang dengan tes urine hampir 1000 pegawai. Nantinya dilanjutkan dengan menyasar siswa sekolah, aparat desa hingga masyarakat,” kata Wabup. (rh)






