MNEWSKALTIM.COM, PASER – DPRD Kabupaten Paser mengapresiasi pelaksanaan Paser International Table Tennis Championship 2026 yang mempertemukan klub-klub tenis meja dari sejumlah negara di GOR Sadurengas Tapis, Kabupaten Paser.
Apresiasi tersebut disampaikan Anggota DPRD Paser Zulfikar Yusliskatin saat menghadiri penutupan kejuaraan tenis meja internasional itu, Minggu (26/7/2026).
Zulfikar hadir bersama perwakilan Sekretariat DPRD Paser, yakni Kepala Bagian Umum. Penutupan kejuaraan juga dihadiri sejumlah unsur terkait yang mendukung pelaksanaan ajang olahraga internasional tersebut.
Paser International Table Tennis Championship 2026 berlangsung selama kurang lebih satu pekan. Kejuaraan diikuti 25 klub dari enam negara, yakni Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Filipina, Malaysia dan India.
Tak hanya sukses menjadi tuan rumah, kontingen Paser juga berhasil mencatatkan prestasi dengan meraih juara pertama pada kategori putra dan putri.
Menurut Zulfikar, capaian tersebut menjadi kabar positif bagi perkembangan olahraga tenis meja di Kabupaten Paser. Terlebih, kejuaraan yang digelar berskala internasional turut membuka ruang bagi atlet lokal untuk menguji kemampuan menghadapi lawan dari berbagai negara.
“Tentunya kami dari DPRD akan terus mendukung kegiatan seperti ini. Semoga ke depannya atlet-atlet tenis meja dapat mempertahankan prestasi dan juara yang diperoleh hari ini, serta pembinaan atlet semakin ditingkatkan dan berkelanjutan, sehingga akan lahir lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Paser,” ujar Zulfikar.
Zulfikar menilai kejuaraan internasional seperti Paser International Table Tennis Championship tidak hanya memberikan dampak terhadap perkembangan olahraga.
Kehadiran atlet dan klub dari berbagai negara juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Kabupaten Paser di luar daerah, bahkan hingga tingkat internasional.
Karena itu, DPRD Paser mendorong agar kegiatan olahraga bertaraf internasional dapat terus digelar dengan kualitas penyelenggaraan yang semakin baik.
Di sisi lain, pembinaan atlet lokal dinilai perlu berjalan beriringan. Prestasi yang diraih kontingen Paser pada kejuaraan kali ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi atlet muda untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.
Zulfikar berharap para atlet tidak cepat puas dengan pencapaian yang telah diraih. Menurutnya, prestasi tersebut harus menjadi motivasi untuk menghadapi kompetisi berikutnya dengan persiapan yang lebih matang.
DPRD Paser juga mendorong pembinaan olahraga dilakukan secara berkelanjutan, sehingga potensi atlet daerah dapat berkembang dan mampu bersaing tidak hanya di tingkat regional dan nasional, tetapi juga pada kompetisi internasional.
Bagi DPRD Paser, keberhasilan menjadi tuan rumah sekaligus prestasi yang diraih atlet lokal menunjukkan bahwa Kabupaten Paser memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga.
Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi olahraga, klub dan para atlet diharapkan terus diperkuat untuk menciptakan ekosistem pembinaan yang mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi sekaligus membawa nama Kabupaten Paser semakin dikenal.(adv)






