
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Warga Paser dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pemuda yang tergantung di sebuah pohon dalam lokasi hutan eks Tambang PT. BHP, RT 01, Desa Saing Prupuk, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.
Kapolres Paser AKBP Eko Susanto melalui Kasatreskrim Polres Paser AKP Dedik Santoso mengatakan, korban bernama Supriadi (24). Jasad pemuda kelahiran Martapura 12 Juni 1996 itu ditemukan pertama kali pada Kamis 29 Juli 2021 sore oleh rekan korban.
“Saat ditemukan sekira pukul 16.00 wita, jasad dalam kondisi gantung diri di pohon yang berada di lokasi eks PT. BHP,”
Kasatreskrim Polres Paser AKP Dedik Santoso, Jumat (30/7/2021).
Kejadian bermula saat Supriadi diketahui bekerja dan tinggal di Mess Perusda Prima Jaya Taka. Kepada kedua orang rekan kerjanya, dirinya mengeluh sakit perut.
“Pada pukul 15.00 Wita korban sempat meminta izin kepada rekannya mau buang air besar di sungai kecil yang berada di lokasi eks PT. BHP,” terangnya.
Awalnya rekan kerja korban menyarankan agar buang air besar dibelakang mess. Tetapi korban memilih untuk menuju ke arah hutan di sekitar lokasi kerja.
“Korban terlihat mengambil gayung dan langsung pergi ke arah seberang jalan menuju ke sungai kecil dan masuk kedalam hutan eks PT. BHP,” jelasnya.
Baca Juga :
- Bidik Emas di Kandang Sendiri! AFI Paser Datangkan Pelatih Liga Profesional untuk Taklukkan Porprov Kaltim 2026
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
Tak kunjung kembali ke mess, lanjut Dedik, kedua rekan korban memutuskan untuk mencari keberadaan Supriadi ke seberang jalan menuju ke sungai kecil dan masuk ke dalam hutan eks tambang tersebut.
“Ketika melakukan pencarian terhadap korban, keduanya melihat Supriadi dalam keadaan tergantung di pohon dalam kondisi tidak bernyawa lagi,” ucapnya.
Melihat peristiwa itu, kedua rekan kerja korban langsung meminta tolong ke rekan kerja lainnya, termasuk menghubungi paman korban bernama Fahri, lalu melaporkan ke kepolisian.
“Setelah menemukan korban, rekan kerjanya berteriak minta tolong lalu banyak teman kerjanya yang datang menolong. Paman korban kemudian menghubungi Polsek Batu Engau,” kata Kasat Reskrim Polres Paser. (rih)






