MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Paser menggelar berbagai program amal dalam rangkaian Ramadhan Health Fair 1441 Hijriah tahun 2020 dengan agenda yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
“Biasanya BSMI meramaikan bulan suci ramadhan di lingkungan Masjid Agung Nurul Falah Tanah Grogot dari pemeriksaan kesehatan sampai lomba anak sholeh,”
Koordinator kegiatan dr. HM. Arman Amar Sp. THT – KL, Senin (4/5/2020).
Sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak pandemi serta membantu pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19, Program amal tahun ini lebih menyasar warga terdampak dan juga tenaga medis.
“Di agenda rutin ramadhan kali ini sedikit berbeda, program tahun ini beralih ikut serta dalam kegiatan pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Program amal BSMI itu antara lain pembagian 100.000 masker di 100 titik di Kabupaten Paser, pembagian sembako kepada warga terdampak serta pinjaman dana usaha bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Baca Juga :
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
- DPRD Paser Siapkan Payung Hukum Fasilitasi Pesantren, Pansus II Mulai Serap Masukan
“Khusus pembagian masker fokus di titik-titik keramaian seperti pasar dan plaza, titik yang lain desa atau wilayah yang terdata terpapar virus corona, termasuk sebagian kita bagikan ke titik check point yang di lakukan di perbatasan dan jalan masuk desa,” tuturnya.
BSMI Paser juga turut ambil bagian dengan menyumbangkan berbagai perlengkapan untuk tenaga medis yang diserahkan ke pelayanan kesehatan dalam penanganan wabah Covid-19 yang dampaknya telah meluas hingga Kabupaten Paser.
“Kami juga mensupport tenaga kesehatan dengan pemberian APD, masker N95, obat – obatan, vitamin dan lain kepada tenaga kesehatan baik di rumah sakit maupun puskesmas,” pungkasnya. (rhn)
.





