
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Perum Bulog Kantor Cabang Pembantu (Kancapem) Tanah Grogot memastikan ketersediaan bahan pangan seperti beras dalam kondisi aman dan tercukupi untuk tiga bulan ke depan.
“Stok beras yang tersedia saat ini ada 700 ton dan kami pastikan cukup untuk tiga bulan ke depan termasuk menghadapi lebaran tahun ini,”
Kepala Perum Bulog Kancapem Tanah Grogot Panji Lintang, Selasa (19/5/2020)
Menurut Panji, Bulog juga tengah berupaya menjaga ketersediaan gula pasir dalam kondisi di tengah pandemi Covid-19 setelah sebelumnya sempat mengalami kelangkaan stok nasional.
“Untuk saat ini sudah tersedia 17 ton gula pasir, dan minggu depan kita akan mendapatkan tambahan sekitar 50 ton gula pasir sehingga total persediaan gula pasir di Paser mencapai 67 ton,” ucapnya.
Begitu pula dengan stok lainnya, lanjut Panji, stok minyak goreng kondisi di gudang Bulog Tanah Grogot masih tersedia 10 ribu liter dan untuk tepung masih tersedia sekitar 1 ton.
Baca Juga :
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
- Rutan Tanah Grogot Gelar Razia Blok Hunian Bersama TNI-Polri, Target Utama Bersih
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
Dia mengakui, untuk ketersediaan stok daging beku pihaknya mengalami kendala pasokan. Pasalnya stok daging beku dalam negeri masih bergantung dari impor negara India.
“Pasokan daging beku kita agak terhambat, karena India sebagai sumber pasokan daging beku Bulog baru selesai menerapkan lock down pada tanggal 17 Mei kemarin,” ungkapnya.
Panji juga menjelaskan, untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok terlebih menjelang perayaan Idul Fitri 1441 H. Bulog berupaya memaksimalkan peran Rumah Pangan Kita (RPK) yang sudah mulai dirintis sejak tahun 2016.
“RPK ini outlet barang-barang Bulog, ada sekitar 66 RPK tersebar di Kabupaten Paser yang bertujuan menstabilkan harga bahan pangan di masyarakat,” pungkasnya. (rhn)






