
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Perum Bulog Kantor Cabang Pembantu (Kancapem) Tanah Grogot memastikan ketersediaan bahan pangan seperti beras dalam kondisi aman dan tercukupi untuk tiga bulan ke depan.
“Stok beras yang tersedia saat ini ada 700 ton dan kami pastikan cukup untuk tiga bulan ke depan termasuk menghadapi lebaran tahun ini,”
Kepala Perum Bulog Kancapem Tanah Grogot Panji Lintang, Selasa (19/5/2020)
Menurut Panji, Bulog juga tengah berupaya menjaga ketersediaan gula pasir dalam kondisi di tengah pandemi Covid-19 setelah sebelumnya sempat mengalami kelangkaan stok nasional.
“Untuk saat ini sudah tersedia 17 ton gula pasir, dan minggu depan kita akan mendapatkan tambahan sekitar 50 ton gula pasir sehingga total persediaan gula pasir di Paser mencapai 67 ton,” ucapnya.
Begitu pula dengan stok lainnya, lanjut Panji, stok minyak goreng kondisi di gudang Bulog Tanah Grogot masih tersedia 10 ribu liter dan untuk tepung masih tersedia sekitar 1 ton.
Baca Juga :
- Tanpa Insinerator dan Open Dumping, Paser Terapkan Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan
- Semarak Hardiknas, Ratusan Anak PAUD dan TK Meriahkan Lomba Kreativitas di Paser​
- Ratusan Jamaah Haji Asal Paser Mulai Diberangkatkan, Momen Haru Iringi Pelepasan
- Peringati Hari Bumi, SMPN 5 Tanah Grogot Ajak Siswa Aksi Nyata Jaga Lingkungan
- Stok Beras Aman, Bulog Tanjungpinang Pastikan Kebutuhan Pulau Terluar Terpenuhi
Dia mengakui, untuk ketersediaan stok daging beku pihaknya mengalami kendala pasokan. Pasalnya stok daging beku dalam negeri masih bergantung dari impor negara India.
“Pasokan daging beku kita agak terhambat, karena India sebagai sumber pasokan daging beku Bulog baru selesai menerapkan lock down pada tanggal 17 Mei kemarin,” ungkapnya.
Panji juga menjelaskan, untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok terlebih menjelang perayaan Idul Fitri 1441 H. Bulog berupaya memaksimalkan peran Rumah Pangan Kita (RPK) yang sudah mulai dirintis sejak tahun 2016.
“RPK ini outlet barang-barang Bulog, ada sekitar 66 RPK tersebar di Kabupaten Paser yang bertujuan menstabilkan harga bahan pangan di masyarakat,” pungkasnya. (rhn)






