
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Paser menggelar gebyar donor darah. Kegiatan dilaksanakan selama 10 hari, 30 Juli- 8 Agustus 2020, di Kantor UDD PMI Kabupaten Paser.
Gebyar donor darah ini dilaksanakan dalam rangka memenuhi kebutuhan stok darah yang saat ini sering menipis untuk beberapa hari ke depan.
“Beberapa minggu ini pendonor sukarela turun drastis, disisi lain permintaan darah terus meningkat,”
Pelaksana Kepala Tugas UDD SUMARDIN
Standar stok darah PMI di Kabupaten Paser menyesuaikan permintaan dari RSU Panglima Sebaya.
“RSU Panglima Sebaya telah ada Bank darah, kami menyesuaikan permintaan RSU Panglima Sebaya,” ungkap Sumardin.
Sumardin menambahkan stok darah di PMI membutuhkan kurang lebih 10 kantong untuk semua golongan darah setiap harinya.
Sumardin menjelaskan saat ini UDD PMI Paser tidak dapat melakukan jemput bola di perusahaan seperti sebelum COVID-19.
“Kami hanya mengandalkan donor sukarela, yang beberapa Minggu ini juga mulai turun jumlahnya,” ungkap Sumardin.
Ia menjelaskan untuk saat ini stok golongan darah A 4 kantong, golongan darah B 4 kantong, golongan darah O 1 kantong, golongan darah AB 2 kantong.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
“Saat ini stok golongan darah menipis, paling banyak golongan darah A hanya 4 kantong,” kata Sumardin.
Sumardin menegaskan selama 10 hari kegiatan donor darah, ditargetkan mendapatkan 100 kantong darah.
“Jika respon masyarakat baik, nanti akan berlanjut,” tegas Suamardin.
Bagi pendonor yang datang akan diberikan bingkisan dibandingkan hari-hari biasa.
“Untuk membangkitkan minat masyarakat untuk donor, kami memberikan bingkisan berupa parcel kecil,” tutup Sumardi.
Sementara dari pantauan di lokasi sejumlah masyarakat antusias mengikuti donor darah hari ini, satu persatu mereka antri untuk dicek kesehatan lalu dipersilahkan mendonor jika memenuhi persyaratan. (*)






