
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia membuat peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak dapat dilaksanakan dengan perayaan yang melibatkan kerumunan banyak orang.
Salah satu yang bisa dilakukan Komunitas Pendaki Kalimantan (KPK) regional Kaltim untuk mengisi perayaan hari sumpah pemuda tahun ini yakni dengan mendaki dan berkemping di puncak Gunung Sampi, Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser.
“Di hari sumpah pemuda ini agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kegiatan yang kami lakukan dengan menaiki gunung Sampi ini,”
Ketua Komunitas Pendaki Kalimantan Cabang Paser, Hamdi, Selasa (27/10/2020)
Pendakian yang sangat menantang ini, lanjut Hamdi, untuk bisa mencapai puncak gunung yang berdiri berdampingan dengan Gunung Boga atau Gunung Embun ini membutuhkan waktu pendakian sekitar dua jam perjalanan.
“Untuk bisa sampai di puncak gunung harus melalui jalan yang licin dan terjal membuat pendaki harus hati-hati saat mendaki,” ungkapnya.
Dalam memperingati Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober, tidak hanya diikuti pendaki dari Paser, tetapi juga melibatkan pendaki dari luar Kabupaten Paser untuk turut serta mengexplore pesona alam di wilayah yang berjarak sekitar 50 km dari ibukota Tana Paser itu.
Baca Juga :
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
- 19 Sapi dan 9 Kambing Siap Dikurbankan di Masjid Agung Nurul Falah Paser
- Air Macet dan Keruh Jadi Sorotan, DPRD Paser Desak Perumdam Tirta Kandilo Rombak Kinerja Layanan!
- Wephouria Fest 2026 Jadi Panggung 27 Band Lokal, Gaungkan Semangat Anti Narkoba di Paser
“Pendaki dari kabupaten Penajam Paser Utara dan Balikpapan juga turut serta dalam pendakian gunung yang berada di desa Luan ini,” ungkapnya.
Hamdi berharap, pendakian alam ini bisa menggali dan memperkenalkan potensi wisata alam tersembunyi yang belum banyak tersentuh.
“Kami menginginkan pendakian ini jadi pengalaman tersendiri dan mudah-mudahan bisa mendongkrak lagi pariwisata dari Bukit Sampi di Desa Luan,” pungkasnya. (red)






