
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Program Gerakan Tanam Padi yang dicanangkan Kementerian Pertanian diharapkan dapat mendorong sektor pertanian dalam menjamin ketersediaan pangan di Kabupaten Paser.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Paser Kaharuddin saat kegiatan penanaman padi oleh Gubernur Kaltim Isran Noor di Desa Sungai Tuak Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Rabu (27/1/2021).
Pandemi Covid-19 yang sudah melanda Indonesia dan dunia selama hampir setahun ini menimbulkan dampak luar biasa di berbagai sektor, termasuk kebutuhan pangan.
“Persiapan pangan adalah salah satu solusi Covid-19, oleh karena itu kita harus bekerja lebih keras, lebih terpadu dan lebih gotong royong agar makanan rakyat bisa terjamin,”
Wabup Paser Kaharuddin
Dia menjelaskan, selain pandemi, ketersediaan pangan juga dipengaruhi berbagai bencana alam yang melanda Indonesia dalam beberapa waktu ini.
“Baru-baru ini sering terjadi berbagai bencana alam seperti banjir, gempa bumi dan gunung meletus, sehingga banyak pula lahan-lahan produktif yang rusak,” ucapnya.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Untuk itu, kedepan Kabupaten Paser terus berupaya meningkatkan kewaspadaan terhadap krisis pangan dunia yang diprediksi akan hadir pasca berakhirnya pandemi Covid-19. Selain itu kerjasama dari seluruh stakeholder sangat dibutuhkan agar semua dapat berjalan dengan baik.(drn)






