
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Calon Bupati dan Wakil Bupati Paser terpilih, dr. Fahmi Fadli dan Hj Masitah Assegaf mengikuti gladi bersih persiapan pelantikan kepala daerah se-Kalimantan Timur di Pendopo Bupati Paser, Kamis (25/02/2021)
dr. Fahmi Fadli juga tampak hadir didampingi istri, Sinta Rosma Yanti yang nantinya akan dilantik sebagai Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Paser.
Baca Juga :
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
- Rutan Tanah Grogot Gelar Razia Blok Hunian Bersama TNI-Polri, Target Utama Bersih
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
Hadir pula Plh Bupati Paser Katsul Wijaya, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Paser Ina Rosana, dan Plt Asisten Kesra Setda Paser Hulaimi serta Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Paser Abdul Haliq yang hadir sebagai rohaniawan.
Plh Bupati Paser yang juga Sekda Paser Katsul Wijaya mengatakan kegiatan gladi bersih yang diikuti Bupati dan Wakil Bupati Paser bersama lima kepala daerah lainnya berjalan dengan lancar.
“Alhamdulillah gladi bersih berjalan lancar, semoga pada saat pelantikan virtual besok tidak ada hambatan,”
Plh Bupati Paser katsul wijaya, Kamis (25/2/2021)
Katsul juga memastikan keseluruhan persiapan pelantikan virtual ini telah dilakukan panitia dengan baik, termasuk ketersediaan pasokan listrik dan jaringan internet di Pendopo Bupati.
“Saat gladi bersih, seluruh jaringan baik listrik dan internet dipastikan dalam kondisi normal,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, pelantikan kepala daerah Bupati dan Wakil Bupati Paser terpilih dr. Fahmi Fadli dan Hj Masitah Assegaf oleh Gubernur Kaltim Isran Noor akan digelar secara virtual di Pendopo Bupati pada Jum’at (26/02/2021).
Pelantikan tersebut akan dilakukan bersama lima kepala daerah lainnya di Kalimantan Timur dilakukan secara virtual mengingat masih kondisi pandemi Covid-19. (red)






