
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Paser Abdullah menyatakan ketegasannya tetap konsisten dibawah kepemimpinan Ketua Umum hasil Kongres Partai Demokrat ke-5 di Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Hal ini menyikapi hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara yang menunjuk Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menjadi Ketua Umum.
“Kami tegaskan bahwa Demokrat Paser masih tetap konsisten dengan Ketum yang ada yakni Agus Harimurti Yudhoyono,”
Ketua DPC Partai Demokrat Paser Abdullah
Abdullah juga menyebut KLB versi Deli Serdang sebagai KLB abal-abal. Mengingat pelaksanaannya cacat hukum karena tidak sesuai dengan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Partai Demokrat.
Persyaratan yang harus dipenuhi ketika ingin melaksanakan KLB, kata Abdullah, paling tidak harus dihadiri 50 persen pemilik suara DPC.
“Harus ketua DPC ya, selain itu bukan. Karena Ketua DPC yang sah memiliki hak suara yang memang sudah di-SK-kan,” ucapnya.
Baca Juga :
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
- Rutan Tanah Grogot Gelar Razia Blok Hunian Bersama TNI-Polri, Target Utama Bersih
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
Dalam AD ART juga diatur, KLB sekurang-kurangnya harus mendapat dukungan 2/3 dari jumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan harus mendapatkan persetujuan oleh Ketua Majelis Tinggi Partai.
“Yang menimbulkan ketersinggungan terkait adanya orang-orang mengatasnamakan Ketua-ketua DPC dan DPD yang hadir di sana,” terangnya.
Ketika ditanya bagaimana sikap DPC Demokrat Paser apabila hasil verifikasi Kemenkumham menyatakan bahwa Moeldoko yang secara resmi menjadi Ketua Umum Demokrat. Abdullah menyatakan tentunya akan menunggu arahan dari DPP.
“Kami menunggu arahan dari DPP, ketika ada instruksi, maka itu yang akan kami laksanakan,” kata Abdullah. (rih)






