
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Paser. Kali ini kebakaran menghanguskan 8 rumah dan toko di Desa Pait Kecamatan Long Ikis, Selasa (16/03/2021).
Plt. Kadis Damkar Tatang Abdimas mengatakan kebakaran terjadi pada pada pukul 00.20 Wita dan menghanguskan beberapa bangunan berupa rumah dan toko.
“Totalnya 8 unit bangunan berupa rumah dan tokoh, selain itu 1 unit mobil truk juga ikut terbakar. Api berhasil dipadamkan pada pukul 03.40 Wita,”
Plt Kadis Damkar Tatang Abdimas
Dari kebakaran itu, Tatang merinci, dari data ada Toko Pakaian, Bengkel, Alat Tulis Kantor, Penjualan Komputer, Konter HP, Warung Kelontongan, Depo Air Isi Ulang dan juga Rumah yang menjadi sasaran amukan si jago merah.
“Sementara ini, kerugian dari peristiwa kebakaran di Simpang Pait ini ditaksir berkisar 1,9 Miliar,” ucapnya.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Paser Kompol Sarman menyampaikan, dari keterangan saksi di Lokasi, peristiwa tersebut bermula saat Dian yang merupakan salah satu warga setempat melihat kepulan asap yang keluar dari bagian atap salah satu rumah kosong.
“Dari keterangannya itu, Dian melihat terdapat kepulan asap yang keluar dari bagian atap sebuah rumah Dalam waktu singkat api mulai membesar dan merambat ke bangunan yang berada disebelahnya,” terang Kompol Sarman saat ditemui di halaman Kantor Bupati Paser.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Lebih lanjut, Ia menjelaskan, Bangunan toko disekitar lokasi terbuat dari kayu, sehingga api semakin mudah menyebar ke deretan toko di sekitarnya.
Sarman menambahkan saat pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran yang menyebabkan puluhan warga harus mengungsi.
“Sementara penyebab masih belum diketahui, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Diduga api berasal dari bangunan rumah kosong,” kata Sarman. (rih)






