
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah meminta Dinas Kesehatan agar lebih menggencarkan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat tentang manfaat vaksin untuk mendapatkan kekebalan tubuh terhadap serangan virus Covid-19.
Hal itu disampaikan saat Wabup melakukan Inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Kesehatan untuk mendapatkan informasi terkait pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Paser, Selasa (30/3/2021)
“Kepada Dinkes kami minta untuk lebih aktif lagi menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat. Sampaikan apa saja manfaat dari pemberian vaksin ini sehingga tidak perlu takut,”
Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah
Hingga saat ini, lanjut Wabup, pemberian vaksin tahap pertama untuk pelayan publik baru mencapai 11 persen sedangkan untuk tahap kedua mencapai 15 persen. Sementara itu untuk lansia masih berada di angka 1 persen.
“Dari sidak ini, kami juga mendapatkan informasi bahwa pelaksanaan vaksinasi terhadap Lansia dan Pelayan Publik di Kabupaten Paser masih berjalan, ” ucapnya.
Masitah menuturkan ada beberapa kendala dalam pemberian vaksin sehingga capaian target belum sesuai yang diharapkan seperti adanya keengganan masyarakat untuk menerima vaksin.
“Belum diketahui apakah karena takut atau karena mereka tidak mengetahui manfaat vaksin ini,” tuturnya.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Wabup Paser juga berpesan agar pelayanan di setiap Puskesmas di wilayah Kabupaten Paser harus terus ditingkatkan dan Dinkes harus berperan agar puskesmas memberikan pelayanan dengan baik.
“Berikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, ” kata Wabup. (sas)






