
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – DPRD Kabupaten Paser menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Kabupaten Paser Tahun Anggaran 2020, di Ruang Rapat Baling Sileloi DPRD, Rabu (31/3/2021).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Hendra Wahyudi, dan dihadiri Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf, serta Anggota DPRD Paser.
Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi mengatakan, pihaknya segera melakukan pembahasan selambat-lambatnya 30 hari kedepan, terkait evaluasi LKPj Bupati Paser tahun 2020.
Tentunya ini akan menjadi masukan untuk perbaikan kedepan
Hendra Wahyudi
Sementara itu, Wakil Bupati Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf menjelaskan, target ABPD Paser 2020 hampir terpenuhi. Diketahui APBD 2020 telah ditetapkan sebesar Rp2,545 triliun dan mengalami kenaikan pada APBD-Perubahan sebesar Rp43,395 miliar sehingga total APBD Perubahan 2020 sebesar Rp2,588 triliun.
“Terealisasikan APBD 2020 sebesar Rp2,24 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 86,6 persen,” terangnya.
Terkait belanja daerah, kata Masitah, pengeluaran Pemkab Paser 2020 dianggarkan sebesar Rp2,58 triliun lebih dan terealisasi sebesar Rp2,24 triliun lebih atau terserap sebesar 86,6 persen dari rencana, seperti belanja tidak langsung dianggarkan Rp1,13 triliun lebih, terealisasi Rp956,06 miliar lebih atau 84,36 persen dari rencana.
Sedangkan untuk belanja langsung dianggarkan Rp1,45 triliun lebih, terealisasi sebesar Rp 1,28 triliun lebih atau 88,35 persen dari anggaran yang direncanakan. Untuk pendapatan dalam APBD 2020 direncanakan sebesar Rp2,16 triliun lebih kemudian terealisasi sebesar Rp2,36 triliun lebih atau sekitar 109,24 persen.
“Realisasi pendapatan tersebut berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang direncanakan sebesar Rp136,43 miliar lebih dan terealisasi sebesar Rp173,28 miliar lebih atau sekitar 127,01 persen. Dari dana perimbangan yang direncanakan sebesar Rp1,51 triliun lebih, terealisasi sebesar Rp1,30 triliun rupiah lebih atau 115,96 persen,” terangnya.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Untuk lain-lain pendapatan daerah yang sah, lanjutnya, ditargetkan perolehan pendapatan sebesar Rp718,89 miliar lebih, dan terealisasi sebesar Rp673,39 miliar rupiah atau 93,67 persen.
Masitah berharap setelah penyerahan LKPJ Bupati Paser 2020 ini, kinerja dan capaian Pemkab Paser dapat lebih baik kedepannya.
“Semoga segala kekurangan dan pencapaian sebelumnya bisa kami perbaiki lagi di masa mendatang,” kata Wabup. (dar)






