
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Dody Ismanu berhasil mengungguli kandidat calon kepala desa (kades) lainnya pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tapis Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser, Kamis (08/04/2021).
Dari 6 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang disediakan panitia, Dody meraih 547 suara. Kemudian disusul Elvan Arida Firdaus memperoleh 471 suara, Rizal Moulana memperoleh 384 suara.
Sedangkan kades petahana, M. Iwan Sanoba Anis hanya mampu memperoleh 193 suara, serta Ardiansyah memperoleh 123 suara.

Dody Ismanu ketika dikonfirmasi menyampaikan rasa terima kasih kepada warga desa Tapis yang telah menggunakan hak suaranya pada Pilkades Serentak 2021 ini.
“Terima kasih kepada warga Tapis yang telah menggunakan hak pilihnya. Alhamdulillah berdasarkan hasil perhitungan di TPS, saya unggul dari 4 calon lainnya,” kata Dody.
Dia berharap setelah penyelenggaraan Pilkades ini, apa yang menjadi visi misinya Desa Tapis dapat melangkah lebih maju, adil dan sejahtera.
“Saya dan para kandidat lainya dan serta desa akan bersatu untuk bersama-sama kedepan membangun desa Tapis,” ucapnya.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Sementara itu, Panitia Pilkades Tapis, Juriani mengatakan sebanyak 1.718 pemilih menggunakan hak pilihnya pada Pilkades Tapis.
“Pemilihan berjalan lancar. Hasil rekapan, Dody Ismanu meraih suara terbanyak, 547 suara,” Juriani.
Pemungutan suara yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WITA itu, lanjutnya, menerapkan protokol Kesehatan. Terlihat dari tersedianya tempat cuci tangan, para pemilih diberikan sarung tangan, dan penerapan jaga jarak.
“Di undangan, panitia telah mengatur jadwal pemilih, agar tidak ramai,” tuturnya. (sas)






