
MNEWSKALTIM.COM, JAKARTA – Peletakan batu pertama (groundbreaking) Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur akan dimulai tahun ini.
“Insyaallah tahun ini akan groundbreaking oleh Presiden Joko Widodo,” u
Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, M. Fadjroel Rachman dalam program Netizen Bertanya, Bung Fadjroel Menjawab yang tayang di IG Live, Jumat (16/4/2021)
Fadjroel mengatakan pada 12 April 2021, bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, telah melakukan kunjungan lapangan ke IKN baru Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara. Turut hadir mendampingi Menteri PPN/Bappenas yaitu Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, dan Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gofur.
“Hari minggu lalu, saya sebagai Staf Khsusus Presiden diajak Menteri PPN/Bappenas untuk hadir di IKN baru di kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara untuk melihat titik nol istana negara,” tuturnya.
Dikatakannya, Titik Nol Istana Negara berada di atas bukit dan berhadapan dengan Kota Balikpapan. “Seperti gedung Capitol dan Gedung Whitehouse.”
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Seperti diketahui, pembangunan IKN dirancang sebagai salah satu strategi pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi yang terintegrasi dengan berbagai srategi pemulihan ekonomi lainnya.
IKN dirancang untuk menarik peluang investasi baik lokal maupun global. Pembangunan properti dan infrastruktur dapat membuka lapangan kerja baru yang dapat mendukung terciptanya pemerataan ekonomi ke Kawasan Timur Indonesia.
“Presiden menjanjikan, tahun pertama pembangunan IKN akan ada 100.000 tenaga kerja untuk proses pembangunan IKN. Ini simpul untuk menarik investasi ke dalam negeri,” ungkapnya. (apdm)






