
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Paser membuka konsultasi gratis bagi pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah. IDI juga menyiapkan suplemen gratis yang diantar ke rumah pasien.
Ketua Bidang Program Pengabdian Maysarakat pada IDI Paser, dr. Muhammad Zulhidayat SP.PA, M.Kes dalam tayangan acara podcast di akun YouTube Media Center Kominfo Paser mengatakan program tersebut bertujuan untuk membantu pasien Covid-19 yang tengah menjalani isoman di rumah.
“Layanan di Hotline IDI Paser melalui nomor 0821 3333 6900, silakan bisa berkonsultasi apa yang dihadapi selama isoman,”
dr. Muhammad Zulhidayat, Kamis (22/07/2021).
Menurut dr. Zulhidayat, akan ada dokter umum, dokter spesialis paru, dokter penyakit dalam, dokter spesialis kebidanan dan kandungan, dokter spesialis anak, dan dokter spesialis THT-KL yang menjawab konsultasi.
Ia mengemukakan terkadang ada masyaraktat yang menolak dirawat di RS Muhammadiyah (ruang isolasi pasien tanpa gejala).
“IDI Paser ingin membantu pasien agar cepat pulih, supaya tidak jatuh pada gejala berat dan menekan angka rujukan ke rumah sakit,” ucapnya.
dr. Zulhidayat menerangkan selama isoman, pasien mengalami berbagai penyakit seperti demam, batuk, batuk kering ringan, anaroksia (nafsu makan menurun), sakit kepala, indera penciuman hilang, rasa nyeri tulang, pilek, bersin dan mual.
“Semuanya itu bisa disembuhkan dengan penanganan yang tepat dan berkonsultasi ke dokter,” ujarnya.
Baca Juga :
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
- Paser Percepat Pembangunan Venue Porprov VIII 2026
- Porprov VIII Kaltim Dipastikan Digelar 14–27 November 2026, Paser Pasang Target Juara Umum
- Tinjau Paser, Pangdam Mulawarman Pastikan Situasi Kondusif dan Program TNI Berjalan
- Tiga Kursi Strategis Pemkab Paser Terisi, Fahmi Fadli Targetkan Kinerja Lebih Cepat dan Efektif
Selama ini pasien isoman berobat tanpa resep, hanya dengan mencarinya di google. Atau mendatangi dokter praktek. “Padahal kan sedang isoman, di rumah saja, tapi ini malah ke dokter,” imbuhnya.
dr. Zulhidayat berpesan kepada masyarakat, terkhusus pasien isoman, untuk tetap optimis dan bersemangat agar bisa pulih.
“Jangan percaya hoaks. Ikuti vaksinasi secara terjadwal dan berkala. Tetap konsultasi dan patuhi protokol kesehatan,” kata Zulhidayat. (sas)






