
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Paser mencatat, terhitung sejak diluncurkan tanggal 22 Juli 2021, Konsultasi gratis bagi pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman) telah dimanfaatkan sebanyak 98 pasien.
“Mereka yang konsultasi umumnya dengan gejala ringan, namun beberapa kasus dengan gejala sedang dan ada yang harus dirujuk ke RSUD Panglima Sebaya karena gejala yang berat,”
Ketua IDI Paser, dr.Hadi SpA, Jum’at (6/8/2021)
Program konsultasi isolasi mandiri ini, kata Hadi, merupakan salah satu bentuk kegiatan IDI Paser dalam bingkai “Bersama Melawan Covid-19” pada masa pandemi.
“IDI Paser berusaha turut membantu dalam pengendalian Covid-19 yang semakin meningkat akhir-akhir ini,” katanya.
Layanan konsultasi secara gratis untuk memonitor perkembangan kesehatan pasien yang menjalani isoman ini, para pasien dapat mengakses melalui hotline IDI Paser di nomor +6282133336900.
“Kami berharap pasien yang sedang isoman bisa mendapatkan penanganan yang tepat. IDI Paser juga telah menyiapkan pula suplemen gratis bagi pasien,” terangnya.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Selain konsultasi isoman gratis, IDI Paser juga mendistribusikan puluhan paket sembako untuk masyarakat yang sedang menjalankan isolasi mandiri.
“Semoga bantuan sembako ini dapat bermanfaat dan bisa meringankan beban warga yang isoman,” tutur Hadi.
Program lain yang dilakukan IDI Paser adalah mendidik masyarakat tentang Covid-19 sampai hal-hal apa yang harus dilakukan selama isoman termasuk latihan prone position untuk membantu asupan oksigen.
Kegiatan ini terangkai dalam Webinar awam yang dilakukan tanggal 31 juli lalu dan dihadiri sekitar 100 orang masyarakat paser secara online.
IDI Paser ingin membantu masyarakat secara komprehensif, mulai dari memberi pengetahuan yang cukup, mendampingi dalam isolasi mandiri hingga memberi bantuan berupa suplemen dan sembako.
“Kita bersama-sama berharap semoga pandemi ini cepat berlalu,” kata Hadi. (rih)







